Herdman dan Tantangan Pertama yang Hilang: Kualifikasi U-23 yang Gagal Jadi Batu Pijakan

- Minggu, 04 Januari 2026 | 18:20 WIB
Herdman dan Tantangan Pertama yang Hilang: Kualifikasi U-23 yang Gagal Jadi Batu Pijakan

Sabtu sore, 3 Januari 2026, John Herdman resmi diperkenalkan sebagai nahkoda baru Timnas Indonesia. Pelatih asal Inggris itu datang dengan beban tugas ganda: memimpin tim senior sekaligus mengasuh skuad U-23. Targetnya jelas, selain membenahi performa Garuda, dia diharapkan bisa membawa Garuda Muda melenggang ke Olimpiade Los Angeles 2028. Sebuah tantangan yang tidak main-main.

Namun begitu, ada sedikit rasa pahit yang mungkin terselip di balik pengangkatan itu. Sebab, seharusnya turnamen pertama Herdman bersama Indonesia bukanlah FIFA Series di Maret nanti. Bukan itu. Turnamen perdananya sejatinya adalah Piala Asia U-23 2026 di Arab Saudi, yang digelar awal tahun ini. Sayangnya, jalan itu tertutup.

Timnas Indonesia U-23, yang sempat menjadi semifinalis mengejutkan di edisi 2024, justru gagal total di babak kualifikasi. Mereka tersingkir dan tak bisa memberi Herdman panggung pertama yang diimpikan.

Kegagalan itu terjadi pada September 2025. Saat itu, skuad U-23 masih ditangani Gerald Vanenburg. Mereka tergabung di Grup J kualifikasi, bersama Korea Selatan, Laos, dan Makau. Hanya juara grup yang bisa lolos otomatis.

Berstatus tuan rumah, peluang sebenarnya terbuka lebar. Tapi performa mereka jauh dari kata meyakinkan. Laga pembuka berakhir dengan hasil mengecewakan: 0-0 melawan Laos. Kemenangan telak 5-0 atas Makau sempat memberi harapan, namun semuanya buyar di laga penentu.

Di partai pamungkas, Indonesia tumbang 0-1 dari Korea Selatan. Kekalahan itu memaksa mereka puas sebagai runner-up grup. Posisi ke-10 di klasemen runner-up terbaik akhirnya memastikan mimpi ke Arab Saudi pupus. Padahal, di Piala Asia 2024 dulu, mereka justru berhasil mengalahkan tim yang sama, Korea Selatan, di babak perempatfinal. Ironis sekali.

Akibatnya, tahun 2026 ini akan menjadi tahun yang sepi bagi tim U-23. Tidak ada agenda turnamen besar. Mereka baru akan kembali beraksi di kualifikasi Piala Asia U-23 2028, yang digelar tahun depan. Pertanyaan besarnya kini, sanggupkah John Herdman membangkitkan kembali semangat tim ini dan mengantarkan mereka lolos pada kesempatan berikutnya? Waktu yang akan menjawab.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar