Polres Metro Jakarta Selatan akhirnya menetapkan dokter Samira, yang lebih dikenal sebagai Doktif, sebagai tersangka. Kasusnya berkaitan dengan dugaan pencemaran nama baik yang menyeret nama dokter Richard Lee. Penetapan ini sendiri sudah dilakukan sejak pertengahan Desember lalu.
Wakasatreskrim Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Dwi Manggala Yuda, yang membenarkan informasi ini. Menurutnya, status tersangka sudah disematkan pada 12 Desember 2025.
"Perkara yang dilaporkan oleh dokter Richard Lee dengan terlapor dokter Samira saat ini sudah masuk tahap tersangka. Penetapan dilakukan pada 12 Desember 2025," kata Dwi kepada media.
Jadi, Doktif kini terjerat Pasal 27A Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik. Pasal itu, seperti kita tahu, mengatur soal pencemaran nama baik di dunia digital.
"Perkaranya terkait dugaan pencemaran nama baik sebagaimana dimaksud dalam Pasal 27A Undang-Undang ITE," jelasnya lagi.
Artikel Terkait
Ragam Jenis Kurma untuk Berbuka Puasa, dari Ajwa hingga Safawi
Pertamina Geothermal Energy Targetkan Pasang Teknologi Flow2Max® di Filipina pada 2026
Pemerintah Bentuk Tim Khusus Percepat Proyek LNG Raksasa Masela
Menteri AHY Peringatkan Krisis Air Makin Nyata, 43,5% Wilayah Defisit