UEFA punya dua turnamen kunci di 2026. Euro Wanita U-17 akan digelar di Irlandia Utara pada awal Mei, diikuti Euro Wanita U-19 di Bosnia & Herzegovina akhir Juni hingga Juli. Keduanya hanya diikuti delapan tim, yang berarti setiap pertandingan bakal berlangsung super kompetitif.
Di kawasan kita, Asia Tenggara, ada Piala AFF Wanita yang dijadwalkan di Malaysia pada pertengahan Juli. Turnamen ini bukan sekadar pameran, melainkan juga berfungsi sebagai kualifikasi untuk kejuaraan yang lebih besar, ASEAN Women’s Championship.
Jendela Latihan dan Uji Coba
Selain turnamen resmi, ada juga agenda pertandingan persahabatan yang diatur FIFA. Sepanjang 2026, ada beberapa jendela internasional yang bisa dimanfaatkan tim nasional untuk uji coba atau sekadar menjaga chemistry tim.
Jadwalnya tersebar dari Februari hingga menjelang akhir tahun. Setiap periode punya aturan mainnya sendiri soal jumlah maksimal pertandingan.
Berikut rinciannya:
24 Februari - 7 Maret: Tipe II (maksimal 3 laga)
7 - 18 April: Tipe II (maksimal 3 laga)
1 - 9 Juni: Tipe I (maksimal 2 laga)
5 - 13 Oktober: Tipe I (maksimal 2 laga)
24 November - 5 Desember: Tipe II (maksimal 3 laga)
Singkatnya, tahun depan bakal penuh dengan aksi. Dari lapangan hijau Australia hingga Polandia, sepak bola wanita akan menyuguhkan cerita dan rivalitas yang sayang untuk dilewatkan.
Artikel Terkait
Guntur Romli Dukung Langkah Hukum Demokrat Soal Tudingan ke SBY
Mulai 2026, Buang Sampah Sembarangan di Kuala Lumpur Bisa Kena Denda Rp 8,4 Juta Plus Kerja Sosial
Sisa Pesta Bisa Berakibat Fatal, Dokter Singapura Ingatkan Cara Simpan Makanan yang Benar
Ledakan Ekspor Korsel Tembus Rp11.700 Triliun, Semikonduktor Jadi Bintangnya