Kehadiran Presiden Prabowo Subianto di pembukaan perdagangan BEI untuk tahun 2026 ternyata tak kunjung muncul. Ini sudah kedua kalinya beliau absen dari seremoni awal tahun di lantai bursa. Pastinya, situasi ini langsung menarik perhatian banyak pihak.
Namun begitu, respons pemerintah justru terlihat tenang. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa tampil memberikan penjelasan. Ia mengajak semua orang untuk melihat agenda presiden dari sisi yang berbeda. Menurut Purbaya, justru kehadiran Prabowo di lapangan menunjukkan prioritas utama pemerintah: langsung turun melayani masyarakat.
"Presiden lagi di Aceh. Itu juga menunjukkan bahwa Presiden amat peduli dengan masyarakat. Artinya apa? Yang lain pun nanti diperhatiin termasuk ekonominya,"
ujar Purbaya usai acara di Gedung BEI, Jakarta, Jumat lalu.
Artikel Terkait
Guntur Romli Dukung Langkah Hukum Demokrat Soal Tudingan ke SBY
Mulai 2026, Buang Sampah Sembarangan di Kuala Lumpur Bisa Kena Denda Rp 8,4 Juta Plus Kerja Sosial
Sisa Pesta Bisa Berakibat Fatal, Dokter Singapura Ingatkan Cara Simpan Makanan yang Benar
Ledakan Ekspor Korsel Tembus Rp11.700 Triliun, Semikonduktor Jadi Bintangnya