Presiden Prabowo Subianto punya kabar menarik usai meninjau pembangunan hunian di Aceh Tamiang. Ternyata, ada sejumlah pihak swasta yang melirik endapan lumpur sisa banjir bandang di sana. Menurutnya, ini peluang bagus untuk menambah pemasukan daerah.
“Gubernur melaporkan ke saya ada pihak-pihak swasta yang tertarik,” ujar Prabowo dalam rapat koordinasi, Kamis lalu. “Mereka bisa memanfaatkan lumpurnya di mana-mana, jadi tidak hanya di sungai tapi yang di sawah dan sebagainya. Silakan, ini saya kira bagus sekali ya.”
Dia langsung meminta agar rencana itu segera ditindaklanjuti. “Jadi tolong ini didalami dan kita laksanakan ya,” tambahnya.
Rapat kerja itu sendiri dihadiri sederet pejabat tinggi. Mulai dari Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Panglima TNI Agus Subiyanto, hingga Menteri Investasi Rosan Roeslani. Mereka membahas langkah konkrit penanganan pascabencana.
Di sisi lain, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin mengusulkan aksi cepat. Dia menginginkan pembersihan lumpur yang menyebabkan pendangkalan sungai-sungai besar di Aceh segera dimulai.
Artikel Terkait
Touring 12 Hari, Komunitas Motor Listrik Buktikan Bukan Cuma Jago Kandang
70 Ribu Hektar Sawah Sumatera Terdampak Bencana, 11 Ribu Hektar Rusak Parah
Persib Larang Bobotoh Datang ke Kandang Persik Kediri
Mamdani Mengangkat Sumpah dengan Dua Alquran Bersejarah di Balai Kota Tua