Ragunan Diprediksi Dikunjungi 100 Ribu Orang di Puncak Liburan

- Kamis, 01 Januari 2026 | 18:25 WIB
Ragunan Diprediksi Dikunjungi 100 Ribu Orang di Puncak Liburan

Kawasan Taman Margasatwa Ragunan diprediksi bakal ramai sekali hari ini. Bahkan, menurut pengelola, jumlah pengunjungnya bisa menembus angka 100 ribu orang. Padahal, sejak siang tadi saja, lebih dari separuh dari angka itu sudah memadati tempat wisata favorit keluarga tersebut.

Wahyudi Bambang, Humas TMR, menjelaskan situasinya kepada wartawan pada Kamis (1/1/2026).

"Prediksi kami, hari ini adalah puncak pengunjung selama liburan Nataru dan libur sekolah. Angkanya kemungkinan besar ada di kisaran 80.000 sampai 100.000 pengunjung," ujarnya.

Kalau dibanding hari biasa, lonjakannya memang luar biasa. Di akhir pekan biasa, pengunjung mungkin cuma sekitar 15-20 ribu. Sementara di hari kerja, hanya sekitar 5 ribu orang yang datang. Jadi, peningkatannya benar-benar signifikan.

Nah, untuk mengantisipasi keramaian yang luar biasa ini, pengelola sudah melakukan sejumlah persiapan. Mereka tak mau gegabah. Koordinasi dengan berbagai pihak seperti TNI, Polri, Dishub, Damkar, Dinas Kesehatan, dan PMI telah dilakukan. Semua untuk urusan pengamanan dan kesiapan, lengkap dengan posko terpadu.

Cuaca juga jadi perhatian. Meski sudah menyiapkan shelter atau tempat berteduh sepanjang 1,8 kilometer, pengunjung tetap diimbau untuk membawa payung sendiri. Lebih baik sedia payung sebelum hujan, bukan?

Persoalan parkir juga tak luput dari perhatian. Lahan parkir sudah disiapkan untuk menampung kendaraan pengunjung. Hanya saja, ada aturan khusus di pintu utama. Area itu hanya untuk kendaraan roda empat. Bus punya aturan sendiri, hanya boleh sampai area depan saja. Tujuannya jelas, agar arus keluar-masuk kendaraan lebih lancar dan tidak macet total.

Selain infrastruktur, pengelola juga menyampaikan imbauan penting untuk para pengunjung. Terutama soal keamanan dan kenyamanan bersama di tengah kerumunan.

"Kami minta para orang tua benar-benar memperhatikan anak-anaknya agar tidak terpisah. Begitu juga dengan lansia atau anggota keluarga disabilitas, mohon dijaga dengan ekstra," kata Wahyudi.

Imbauan itu bukan tanpa alasan. Beberapa kali, kata dia, pihaknya menemukan pengunjung lansia yang terpisah dari keluarganya. Selain itu, pengunjung juga diminta untuk tidak memberi makan satwa dan tidak melewati batas kandang yang sudah ditentukan. Keselamatan tetap yang utama.

Jadi, buat yang berencana ke Ragunan, bersiaplah dengan keramaian. Tapi setidaknya, pengelola sudah berusaha mempersiapkan segalanya.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar