Alfian pun spontan bertanya, "Memang kamu punya musuh?"
Rincian aksi keduanya cukup jelas. Pelaku berinisial SH (52), warga Duren Sawit, yang berperan sebagai pemalak. Dia meminta paksa uang kebersihan pada korban sambil mengancam dengan pisaunya.
Sedangkan pelaku kedua, SA (36), yang sehari-hari bekerja sebagai tukang parkir, tak kalah brutal. Dia malah melakukan kekerasan fisik dengan menyundul kepala pedagang itu hingga hidungnya terluka.
Semua itu berawal dari penolakan korban untuk menyerahkan uang yang mereka sebut ‘uang kebersihan’. Padahal, jelas-jelas itu hanya modus pemalakan belaka. Dalam video, salah satu preman dengan nada menantang berkata, "Kita orang sini semua." Seolah-olah kalimat itu jadi pembenaran untuk berbuat semena-mena.
Kini, kedua preman itu mendekam di tahanan. Menunggu proses hukum yang seharusnya memberikan efek jera. Masyarakat sekitar pun berharap, kejadian seperti ini tidak terulang lagi.
Artikel Terkait
Mayjen Suherlan Resmi Gantikan Nadir Pucuk Pimpinan Korps Marinir
Ledakan di Bar Swiss Ubah Pesta Tahun Baru Jadi Tragedi
Prabowo Bela Menteri Turun ke Lokasi Bencana: Datang Bukan Cuma untuk Melihat
Hyundai Tucson Ditarik, Kabel Derek Diduga Picu Risiko Kebakaran