Avatar: Fire and Ash Raup Rp 12,7 Triliun, Pasar Global Jadi Pendorong Utama

- Selasa, 30 Desember 2025 | 12:06 WIB
Avatar: Fire and Ash Raup Rp 12,7 Triliun, Pasar Global Jadi Pendorong Utama

James Cameron memang belum pernah mengecewakan. Karya terbarunya, "Avatar: Fire and Ash", terus membara di box office global. Hingga akhir pekan Minggu lalu, film ketiga saga Avatar ini diprediksi telah mengumpulkan kotor global sekitar 760,4 juta dolar AS. Kalau dirupiahkan, angkanya fantastis: sekitar Rp 12,7 triliun.

Yang menarik, kontribusi terbesarnya justru datang dari luar Amerika Serikat. Pasar internasional menyumbang lebih dari 542 juta dolar, atau setara Rp 9 triliun. Tampaknya pesona Pandora masih sangat kuat memikat penonton di seluruh dunia.

Pekan Kedua yang Masih Perkasa

Memasuki minggu kedua, laju film ini tak juga melambat signifikan. Dari pasar mancanegara saja, "Fire and Ash" masih meraup tambahan 181,2 juta dolar. Yang mencengangkan, penurunannya cuma 25 persen dibanding pekan debutnya angka yang sangat solid untuk sekuel blockbuster.

Di Tiongkok, performanya luar biasa. Film ini nyaris menembus angka 100 juta dolar, tepatnya 99,6 juta. Pencapaian ini menempatkannya sebagai film Hollywood kedua di tahun 2025 yang hampir sentuh angka segitu, mengikuti kesuksesan "Zootopia 2" dari Disney.

Dengan torehan angka sejauh ini, "Avatar: Fire and Ash" saat ini menduduki peringkat kelima film dengan pendapatan tertinggi sepanjang 2025.

Namun begitu, ia masih harus mengakui keperkasaan "Zootopia 2". Film animasi itu masih memegang mahkota dengan rekor 1,42 miliar dolar secara global. Jadi, meski kuat, Avatar masih berada di bawah bayang-bayang para hewan lucu itu.

Film yang tayang eksklusif di bioskop mulai 19 Desember 2025 ini kembali menyuguhkan petualangan imersif di Pandora. Cameron lagi-lagi membawa kita menyelami kehidupan Jake Sully, sang mantan marinir yang jadi pemimpin Na'vi, bersama Neytiri dan seluruh keluarga mereka.

Di balik layar, naskahnya ditulis oleh James Cameron, Rick Jaffa, dan Amanda Silver. Sementara ceritanya dikembangkan oleh lebih banyak lagi kreator, termasuk Josh Friedman dan Shane Salerno.

Dari sisi pemain, daftarnya panjang dan berisi wajah-wajah lama serta baru. Sigourney Weaver, Stephen Lang, Kate Winslet, hingga bintang-bintang muda seperti Trinity Jo-Li Bliss dan Jack Champion, semua kembali menghidupkan dunia epik ini. Mereka adalah nyawa dari visi besar Cameron.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar