Pagi ini, sejumlah ruas tol yang mengarah ke Jakarta kembali disesaki kendaraan. Kemacetan terpantau di beberapa titik, membuat perjalanan para komuter jadi tersendat. Salah satu yang paling parah adalah di Tol Jakarta-Tangerang.
Menurut informasi dari Jasa Marga yang diunggah di akun X mereka, kepadatan terjadi dari Karang Tengah KM 12 hingga Kunciran KM 13. Penyebabnya klasik: volume kendaraan yang sangat tinggi, diperparah dengan aktivitas masuk-keluar kendaraan di area rest area.
Namun begitu, bukan cuma volume lalu lintas yang jadi biang kerok. Di ruas Tol Bitung arah Tomang, suasana makin kacau karena sebuah truk terbalik. Kecelakaan itu melibatkan sebuah Colt Diesel bermuatan pakan ikan yang miring di lajur satu.
"Bitung KM 26 hingga KM 25 400 arah Tomang padat. Ini dampak penanganan kecelakaannya," jelas pernyataan resmi tersebut.
Akibat insiden itu, arus lalu lintas di sekitar lokasi langsung macet total. Petugas masih berusaha menangani dan membersihkan jalan. Sementara itu, di titik lain seperti Karang Tengah arah Jakarta dan Kembangan hingga Kedoya, kemacetan juga terjadi. Lagi-lagi, penyebabnya adalah membludaknya jumlah kendaraan di pagi hari.
Untuk mengurai kepadatan, petugas terpaksa mengambil langkah darurat. Mereka memberlakukan contraflow setelah underpass Tomang menuju Kebon Jeruk, tepatnya di KM 03 400. Pengendara pun diimbau ekstra hati-hati melintas di titik tersebut.
Ruas Lain Ikut Terimbas
Kondisi serupa ternyata tak hanya terjadi di Janger. Di Tol Jagorawi, antrean kendaraan mengular dari Cibubur KM 15 hingga KM 12 arah Jakarta. Arus dari Cililitan menuju Cawang juga tersendat parah.
Sementara di sebelah timur, Tol Japek (Jakarta-Cikampek) ikut-ikutan padat. Titik macet terpantau mulai dari Halim KM 01. Tapi ada masalah lain yang lebih serius di Karawang Barat KM 41 600 arah Jakarta.
"Hati-hati di lokasi itu. Ada penanganan kecelakaan truk Fuso bermuatan kertas yang terperosok ke parit," pesan Jasa Marga.
Di dalam kota sendiri, situasinya tidak lebih baik. Tol Dalam Kota dari Cawang arah Tebet hingga Kuningan penuh dengan kendaraan. Untuk mengatasi ini, contraflow juga diterapkan setelah GT Halim KM 3 300 menuju Senayan.
Singkatnya, pagi ini perjalanan menuju ibu kota benar-benar menjadi ujian kesabaran. Kombinasi volume kendaraan yang tinggi ditambah beberapa insiden kecelakaan, membuat hampir semua pintu masuk Jakarta berwarna merah di peta lalu lintas.
Artikel Terkait
Polres Metro Depok Bina 10 Pelaku Tawuran lewat Pesantren Kilat
Polisi Tangkap Komplotan Perampok Rp800 Juta di Lampung di Batu Bara
Mendagri Tito Tekankan Kecepatan dan Data Jadi Kunci Pemulihan Bencana Pidie Jaya
Trump Naikkan Rencana Tarif Global Jadi 15% Usai Dibatalkan Mahkamah Agung