"Kuartal ketiga menunjukkan stabilisasi dalam cadangan yang dilaporkan dengan hanya sedikit perubahan dalam pangsa cadangan USD dan EUR setelah fluktuasi besar dalam cadangan yang dilaporkan pada kuartal kedua," ujar mereka.
Namun begitu, gejolak sepanjang tahun ini telah memantik kembali perdebatan lama. Banyak yang bertanya-tanya: apakah dominasi dolar AS sebagai mata uang cadangan utama dunia mulai goyah? Apakah kita sedang menyaksikan titik awal dari pergeseran besar dalam sistem moneter global?
Memang, beberapa pengamat melihat ada tanda-tanda awal de-dolarisasi. Tapi jangan buru-buru. Mayoritas masih berpendapat bahwa jika pun ada pergeseran, prosesnya akan berjalan sangat, sangat lambat. Butuh waktu panjang sebelum peta kekuatan mata uang dunia benar-benar berubah.
Artikel Terkait
Lima Oknum TNI Hadapi Proses Hukum Internal Terkait Pengeroyokan di Kafe Toraja
Tips Hindari Kekacauan Saat Libur Panjang Akhir Pekan
Harga Cabai Anjlom, Bawang Merah dan Ayam Naik Tipis Menurut BI
Harga Emas di Pegadaian Masih Stabil, Galeri24 dan UBS Bertahan di Rp 2,87 Juta per Gram