Upaya pencarian korban kecelakaan KM Putri Sakinah di perairan Labuan Bajo memasuki hari kedua. Tim SAR gabungan yang dikerahkan berhasil menemukan sejumlah barang dan serpihan kapal, meski empat warga negara Spanyol masih dinyatakan hilang.
Fathur Rahman, yang koordinasi operasi SAR dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere, menjelaskan temuan-temuan itu. "Hingga hari kedua, empat korban WNA asal Spanyol masih dalam pencarian," ujarnya, Minggu (28/12/2025).
Namun begitu, timnya berhasil mengumpulkan petunjuk. "Kami menemukan sejumlah barang dan serpihan kapal di bawah radius lima nautical mile dari lokasi kejadian," lanjut Fathur.
Barang-barang yang berhasil diangkat antara lain tabung gas kapal, beberapa serpihan badan kapal, dan body kamar nahkoda. Temuan ini memberi titik terang, meski kondisi lapangan sungguh tak bersahabat.
Gelombang setinggi 1,5 meter, arus kuat, dan hujan lebat yang menyamarkan pandangan sempat menghambat operasi. Tapi, menurut Fathur, pencarian bakal dilanjutkan esok hari. Mereka tak menyerah.
Dari data yang berhasil diverifikasi, korban yang masih hilang adalah satu keluarga asal Spanyol. Ada sang ayah, satu anak perempuan, dan dua anak laki-laki. Sang istri, untungnya, dilaporkan selamat dari musibah tenggelamnya kapal wisata itu.
Berikut rincian korban selamat dan yang masih dicari:
Korban Selamat:
- Lukman (Kapten)
Laki-laki, WNI. - Muhamad Rifai (ABK)
Laki-laki, WNI. - Muhamad Alif Latifa (ABK)
Laki-laki, WNI. - Rahimullah (ABK)
Laki-laki, WNI. - Valdus (Guide)
Laki-laki, WNI. - Ortuno Andrea (penumpang)
Perempuan, WNA Spanyol. - Mar Martinez Ortuno (Penumpang)
Perempuan, WNA Spanyol.
Masih Dalam Pencarian:
- Martin Carreras Fernando
Laki-laki, WNA Spanyol. - Martin Garcia Mateo
Laki-laki, WNA Spanyol. - Martines Ortuno Maria Lia
Perempuan, WNA Spanyol. - Martines Ortuno Enriquejavier
Laki-laki, WNA Spanyol.
Artikel Terkait
Presiden Prabowo Pantau Pemulihan Pascabencana Sumatra, 5.500 Rumah Selesai Dibangun
Heineken PHK 6.000 Karyawan, Saham Justru Naik 3%
Davide Nicola Soroti Masalah Mentalitas Usai Cremonese Lanjutkan Tren Negatif
IISIA Serukan Penguatan Kedaulatan Baja Nasional di Tengah Gempuran Impor