Rencananya, huntara ini nanti akan dilengkapi beberapa fasilitas pendukung. Seperti dapur umum, sanitasi, dan tempat ibadah. Desainnya sengaja dibuat sederhana agar cepat berdiri, tapi tetap layak untuk ditinggali.
Ini memang bukan solusi permanen. Namun begitu, hunian sementara ini diharapkan bisa jadi tempat berteduh yang aman bagi warga. Setidaknya untuk masa transisi, sebelum rumah tetap mereka bisa dibangun kembali.
Prioritas pembangunannya diberikan kepada warga yang rumahnya rusak parah, hilang, atau yang tinggal di zona rawan. Pendataan korban jadi acuan utama. Keterlibatan TNI dan Polri dalam aksi ini menunjukkan komitmen negara untuk pemulihan pascabencana. Upaya bersama ini diharapkan bisa sedikit meringankan beban saudara-saudara kita di Sumbar.
Artikel Terkait
Pertamina Bantah Isu Kenaikan Harga BBM Non-Subsidi Awal April 2026
Indonesia dan Jepang Jajaki Kemitraan Sister Park untuk Konservasi
Indonesia dan Jepang Perkuat Kemitraan Pariwisata dengan MoC Pertama
Nadiem Soroti Penggunaan SPT Pajak Pribadi sebagai Barang Bukti di Sidang Korupsi Chromebook