Suasana Stasiun Gambir pagi ini sudah ramai. Penumpang yang hendak mudik atau liburan Natal dan Tahun Baru mulai memadati ruang tunggu, duduk berjejal di kursi-kursi sambil menanti jadwal keberangkatan kereta mereka.
Antrean tak cuma terlihat di area tunggu. Di meja layanan Face Recognition, antrean juga mengular. Layanan ini memang jadi andalan untuk mempermudah pengecekan dokumen sebelum naik kereta. Lewat pengeras suara, petugas terus mengingatkan penumpang yang masih punya waktu untuk segera menggunakan fasilitas ini. Tujuannya jelas: biar mereka nggak perlu lagi repot cetak tiket fisik.
Menurut pantauan di lokasi, jadwal keberangkatan pagi ini didominasi rute ke Jawa Tengah dan Timur. Tujuannya beragam: Solo Balapan, Surabaya Pasar Turi, Yogyakarta, Semarang Tawang, sampai Cilacap. Selain itu, ada juga beberapa kereta yang menuju Bandung.
Di sisi lain, data resmi dari pengelola stasiun menunjukkan angka yang cukup besar. Franoto Wibowo, Manager Humas Daop 1 Jakarta, melaporkan jumlah penumpang yang melalui Gambir sudah mencapai belasan ribu orang di pagi hari ini.
"Stasiun Gambir, 12.573 penumpang naik dan 9.224 penumpang turun,"
kata Franoto, Jumat (26/12/2025). Data itu, katanya, tercatat hingga pukul 08.00 WIB dan masih bisa berubah seiring waktu karena sifatnya yang dinamis. Gelombang penumpang puncak diperkirakan masih akan terus berlanjut.
Nuansa libur panjang Nataru terasa jelas di sini. Dari raut wajah yang penuh harap untuk segera pulang, hingga kesibukan petugas yang berusaha menjaga kelancaran. Situasinya memang padat, tapi sejauh ini masih teratur.
Artikel Terkait
Mensos Ungkap 15 Juta Warga Mampu Masuk Daftar Penerima Bantuan Kesehatan
Wamen Komunikasi dan Digital Pastikan Percepatan Perbaikan Jaringan Telekomunikasi Pasca Banjir Bandang Aceh Tengah
LPEM FEB UI Proyeksikan Inflasi Februari 2026 Capai 3,64-3,92 Persen
Jimmy Lai Divonis 20 Tahun Penjara, Reaksi Internasional Berbeda