Nama Lamine Yamal lagi ramai dibicarakan. Bukan cuma soal gol-gol gemilangnya buat Barcelona, tapi juga karena sumpah serapahnya yang keras terhadap rival bebuyutan, Real Madrid. Pemain muda itu bilang, dia takkan pernah mau berseragam Los Blancos, sampai kapan pun. Nah, yang jadi pertanyaan sekarang: bisah dia tepati janjinya itu?
Di lapangan, talentanya memang tak diragukan lagi. Tapi, yang bikin orang sering geleng-geleng justru tingkahnya. Lamine Yamal punya gaya main yang nyebelin, bikin lawan kesal. Dani Carvajal, bek andalan Madrid, pernah merasakan sendiri. Usai El Clasico Oktober lalu, Carvajal terlihat panas, mengomel karena merasa si bocah ini terlalu banyak bicara.
Namun begitu, sorotan paling tajam justru datang dari pernyataannya di luar lapangan. Saat wawancara menjelang laga Spanyol kontra Jerman di Euro 2024, suasana tiba-tiba memanas. Wartawan menanyakan performanya di turnamen itu.
Dengan percaya diri, Yamal memberi nilai sepuluh untuk penampilannya sendiri. Lalu, obrolan pun bergulir ke arah yang lebih seru.
"Saya tidak akan pernah bermain untuk Real Madrid," tanya sang wartawan.
"Ya," jawab Lamine Yamal, singkat dan tegas.
Jawaban itu langsung menggema. Sebuah janji atau lebih tepatnya, sumpah yang dia ucapkan tanpa keraguan. Di sisi lain, dia seolah mengukuhkan dirinya sepenuhnya di kubu Barcelona, mengikuti jejak legenda-legenda klub yang menolak keras pindah ke Santiago Bernabéu.
Kini, semua mata tertuju padanya. Di usia yang masih sangat belia, dunia sepak bola tahu bahwa segalanya bisa berubah. Tapi untuk saat ini, Lamine Yamal berdiri teguh dengan kata-katanya. Publik hanya bisa menunggu dan melihat, apakah sumpah setia ini akan bertahan selamanya, atau justru menjadi kisah lain yang akan dikenang di kemudian hari.
Artikel Terkait
BRI Salurkan Rp16,16 Triliun KPR Subsidi untuk Lebih dari 118 Ribu Debitur
Imlek Nasional 2026 Usung Tema Harmoni Imlek Nusantara, Fokus pada Gerakan Sosial Berkelanjutan
Pelatih Iran: Gelar Juara Futsal Asia 2026 adalah Kemenangan Tersulit di Tengah Duka Negeri
Menpora Apresiasi Runner-up Timnas Futsal Indonesia di Piala Asia 2026