Di Thamrin Nine Ballroom, Jakarta, Senin lalu, Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya membeberkan strateginya. Intinya, konten kreator lokal jadi ujung tombak. Mereka difasilitasi lewat pelatihan khusus, yang diharapkan tak cuma mengangkat ekonomi kreatif, tapi juga menyokong pariwisata dan perekonomian daerah.
Menurut Riefky, gelombang kreator muda Indonesia saat ini adalah modal berharga. Potensi ini, katanya, harus terus didorong. Bahkan, ditargetkan bakal makin berkembang pesat menuju industri ekraf di tahun 2026 nanti.
“Pengembangan konten menuju level berikutnya bagi kreator digital, serta Kreasi Laboratorium (Kreatorium) untuk memperkuat ekosistem pekerja gig economy di perkotaan. Pendekatan ini menempatkan SDM sebagai fondasi utama pertumbuhan ekraf,”
jelasnya dalam acara Ekraf Annual Report (EAR) 2025.
Nah, untuk mewujudkan itu, Kemenekraf punya beberapa program. Misalnya, Genmatic dan Emak-Emak Matic. Pelatihan digital ini dirancang buat mengasah kemampuan pemasaran generasi muda dan para perempuan.
Di sisi lain, perhatian juga tertuju pada daerah. Riefky menyoroti para kreator yang berasal dari berbagai pelosok. Konten yang mereka buat, selain bernilai ekonomi, juga bisa mempromosikan destinasi wisata lokal.
“Ini akan berdampak, akan memberikan dampak juga terhadap pariwisata dan juga ekonomi di daerah-daerah, terutama di daerah-daerah perdesaan dan kecamatan,”
tegas dia.
Makanya, program akselerasi kreatif untuk konten kreator daerah digulirkan. Tujuannya sederhana: agar mereka bisa naik kelas dan menembus pasar nasional. Tak ketinggalan, program desa kreatif juga dikembangkan lewat kolaborasi dengan kementerian lain. Ini untuk bantu masyarakat memasarkan produk-produk unggulan mereka.
Semua upaya ini punya satu keyakinan inti. “Kami meyakini bahwa ekonomi kreatif akan menjadi mesin baru pertumbuhan ekonomi nasional yang dimulai dari daerah,” tutup Menteri Riefky. Optimisme itu terasa kuat di ruangan itu.
Artikel Terkait
Jasa Marga Luncurkan Travoy, Aplikasi Asisten Pribadi Pengguna Tol dengan Data Real-Time
Direktur Dana Syariah Indonesia Janji Kembalikan 100 Persen Dana Lender di Hadapan Penyidik
Menkumham Soroti Royalti YouTube RI Cuma 0,7 Dolar, Jauh di Bawah Singapura
Menkumham Tegaskan Royalti Musik Hanya untuk Pelaku Usaha Komersial