Memang, Storm 1849 bukan nama baru. Kelompok ini kerap dituding menargetkan politisi dan kelompok-kelompok yang vokal mengkritik Beijing. Namun begitu, Bryant bersikap hati-hati. Ia menegaskan bahwa banyak dari laporan yang beredar masih bersifat spekulatif, belum tentu fakta di lapangan.
Di sisi lain, pemerintah berusaha menenangkan publik. Dalam wawancara terpisah dengan Sky News, Bryant mencoba meredam kekhawatiran.
“Kami cukup yakin bahwa risiko terhadap individu yang benar-benar terdampak sangat rendah,”
Katanya. Pernyataan itu seperti upaya untuk meredam badai, meski pertanyaan besar tentang siapa dan apa motif di balik serangan ini masih menggantung tanpa jawaban yang pasti.
Artikel Terkait
Pemulihan Pascabencana Sumatera Diperkirakan Tembus Rp130 Triliun
Menkeu Tegaskan Indonesia Belum dalam Kondisi Darurat Energi
Indonesia Bawa Agenda Prioritas ke Konferensi Tingkat Menteri WTO di Kamerun
Menkeu Purbaya Bantah Isu Resesi, Sebut Analisis Ekonom Tak Berdasar