"Itu, ular belang melilit di makam Watu Kuwuk."
Baca Juga: Legenda Rakyat Papua, Bertha Menjadi Burung Cenderawasih, Derita Pedih Gadis Buruk Rupa
Sang Bupati merasa aneh dan berfirasat lain.
Sesudah peninjauan itu, Bupati Arumbinang mengganti nama Banjareja menjadi Korowelang.
"Pak Lurah, saya punya firasat lain tentang ular belang yang melilit di makam Panembahan Watu Kuwuk tadi. Agar tidak terjadi sesuatu yang buruk, saya akan menamai desa ini dengan nama Korowelang."
Baca Juga: Cerita Rakyat Sulawesi Tengah, Legenda Danau Poso, Putri Kayangan Bambu dan Manurung Pemuda Sakti
"Maaf, Pak Bupati, dari manakah asal usul nama baru desa kami tersebut?"
"Semuanya berhubungan dengan Panembahan Watu Kuwuk. Kata koro saya ambil dari pohon koro yang banyak saya lihat di sekitar makam Panembahan Watu Kuwuk tadi, sedangkan welang saya ambil dari ular welang 'ular belang' yang saya lihat melilit di makam Watu Kuwuk tersebut."
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: nusantara62.com
Artikel Terkait
Ragam Jenis Kurma untuk Berbuka Puasa, dari Ajwa hingga Safawi
Pertamina Geothermal Energy Targetkan Pasang Teknologi Flow2Max® di Filipina pada 2026
Pemerintah Bentuk Tim Khusus Percepat Proyek LNG Raksasa Masela
Menteri AHY Peringatkan Krisis Air Makin Nyata, 43,5% Wilayah Defisit