Pasutri Pura-pura Pesan Bakso untuk Hajatan, Uang di Laci Raib dalam Sekejap

- Senin, 15 Desember 2025 | 02:15 WIB
Pasutri Pura-pura Pesan Bakso untuk Hajatan, Uang di Laci Raib dalam Sekejap

JAKARTA - Aksi pasangan suami istri mencuri dari pedagang bakso di Meruya, Jakarta Barat, ramai jadi perbincangan. Modusnya terbilang licin: mereka pura-pura pesan bakso untuk hajatan. Rekaman kejadian Sabtu (6/12/2025) itu pun menyebar luas di media sosial.

Dalam video yang beredar, sang suami terlihat datang naik motor bersama anaknya. Dia lalu menghampiri si pedagang, mengobrol soal pesanan bakso yang katanya untuk acara besar. Obrolan itu rupanya cuma tipuan, sekadar untuk mengalihkan perhatian.

Sementara pedagang sibuk melayani, istrinya bergerak. Perempuan itu turun dari motor, mendekati gerobak bakso dengan santai. Tangannya lalu membuka laci tempat uang.

Hanya dalam hitungan detik, uang di dalam laci itu raib, pindah ke saku pakaiannya. Aksi mereka cepat dan terkoordinasi. Pedagang bakso sama sekali tak menyadari, sampai kemudian dia memeriksa lacinya.

Kapolsek Kembangan, Kompol M Taufik Iksan, mengonfirmasi bahwa kedua pelaku akhirnya diamankan. Penangkapan dilakukan di rumah mereka di Cipondoh, Tangerang, pada Jumat (12/12/2025).

“Sudah kami amankan pasutri atas kasus tersebut, yakni NS (34) dan istrinya CN (25) di kediamannya di Cipondoh, Tangerang,” kata Taufik, Minggu (14/12/2025).

Menurut Taufik, modus berpura-pura pesan dalam jumlah besar memang sengaja dibuat agar korban lengah. Pria itu bertugas mengalihkan pandangan, sementara sang istri yang menjalankan aksi curi.

“Sementara sang istri mengambil uang dari dalam laci gerobak menggunakan tangan kiri dan memasukkannya ke dalam saku,” jelasnya.

Nah, yang menarik dari pengakuan mereka. Pasangan ini mengaku baru pertama kali berbuat kriminal. Alasannya klasik: terdorong kebutuhan ekonomi dan kesulitan memenuhi biaya hidup sehari-hari.

Akibat ulah mereka, pedagang bakso itu rugi sekitar Rp150.000. Jumlah yang mungkin tak seberapa bagi sebagian orang, tapi jelas berarti besar bagi seorang pedagang kaki lima. Korban pun tak tinggal diam, dia melaporkan kejadian ini ke Polsek Kembangan untuk ditindaklanjuti.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar