CHONBURI – Di atas kertas, lawan mereka memang berat. Timnas Putri Indonesia, yang akan dijumpai Vietnam di semifinal sepakbola SEA Games 2025 nanti, kini diperkuat sederet pemain naturalisasi. Tapi, pelatih Vietnam, Mai Duc Chung, sama sekali tak terlihat gentar.
Laga panas itu bakal digelar di Stadion IPE, Chonburi, Minggu (14/12/2025) sore waktu Indonesia. Status juara bertahan melekat pada Vietnam, sementara Indonesia kerap dianggap underdog. Namun situasinya kini tak sepenuhnya hitam putih.
Mai Duc Chung justru mewaspadai betul perkembangan tim Garuda Pertiwi. Bagi pelatih berusia 74 tahun itu, kehadiran pemain-pemain seperti Isa Warps, Iris de Rouw, Felicia de Zeeuw, dan Emily Nahon telah mengubah wajah Indonesia.
“Laga semifinal melawan Indonesia akan sangat menarik,” ujar Duc Chung.
“Indonesia adalah tim yang berkembang pesat dibandingkan dengan apa yang saya ketahui tentang mereka sebelumnya. Dulu mereka belum pernah masuk semifinal SEA Games. Dibandingkan dengan tim yang kami hadapi di Piala AFF di Hải Phòng, Indonesia mengalami banyak perubahan,” lanjutnya.
“Terutama para pemain naturalisasi yang telah membawa energi baru bagi mereka. Ini adalah perkembangan yang positif dan kami harus waspada. Saya menilai tinggi lawan dan akan mempersiapkan tim sebaik mungkin untuk pertandingan ini,” tegas sang pelatih.
Di sisi lain, Duc Chung bukan cuma bicara. Ia mengaku sudah menyiapkan strategi khusus, setelah mempelajari pola permainan Indonesia. Kekuatan mereka di bola-bola udara, menurutnya, akan jadi senjata utama.
“Saya tahu Indonesia telah mengganti enam pemain, termasuk empat pemain naturalisasi. Mereka mungkin akan bermain dengan umpan-umpan panjang dan kuat dalam duel udara,” katanya menganalisis.
Namun begitu, Vietnam punya cara sendiri. “Kami tidak mengandalkan bola atas, melainkan permainan kombinasi. Kami juga sudah mempelajari lawan dan akan memiliki strategi untuk menghadapi pemain-pemain bertubuh tinggi,” ucap Duc Chung percaya diri.
Kuncinya? Pressing ketat dan permainan terbaik. “Meski lawan memiliki banyak pemain naturalisasi, saya yakin Vietnam akan menang,” tukasnya lagi.
Pesan terakhirnya jelas: Duc Chung dan anak asuhnya sama sekali tidak ciut nyali. Mereka bertekad bulat meraih tiket ke partai puncak, mengandalkan identitas permainan yang telah membawa mereka sejauh ini.
Artikel Terkait
Menaker Terbitkan Aturan Baru, Hanya Enam Bidang Pekerjaan yang Boleh Gunakan Sistem Outsourcing
Kementerian Perdagangan Siap Sesuaikan HET Minyakita, Harga di Pasaran Tembus Rp19.000 per Liter
Penataan Jalan HR Rasuna Said Dikebut, Ditargetkan Rampung Sebelum HUT Jakarta 2026
Konflik Timur Tengah Ancam Investasi Raksasa AI Senilai Rp10.800 Triliun