Pemerintah Janji Rehabilitasi Daerah Bencana Selesai dalam Hitungan Bulan

- Sabtu, 13 Desember 2025 | 20:55 WIB
Pemerintah Janji Rehabilitasi Daerah Bencana Selesai dalam Hitungan Bulan

Usai mendampingi Presiden Prabowo Subianto meninjau posko pengungsi di Langkat, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi memberikan penjelasan penting. Ia memastikan pemerintah tak akan berlama-lama. Proses rehabilitasi dan rekonstruksi untuk tiga daerah di Sumatera yang porak-poranda bakal dipercepat. "Mungkin hitungan bulan, ya," ujarnya, Sabtu (13/12/2025).

"Beberapa proses secara paralel dilakukan. Penanganan tanggap darurat dilakukan, kemudian juga sudah mulai dipikirkan untuk melakukan rehabilitasi dan rekonstruksi," jelas Prasetyo.

Artinya, fokus pemerintah tidak cuma pada keadaan darurat saat ini. Sembari menyalurkan bantuan, mereka sudah mulai menggarap data dan merancang langkah pemulihan. Pendataan itu mencakup hal-hal yang sangat teknis, seperti menghitung jumlah rumah warga yang rusak. Mulai dari yang hancur berat, rusak sedang, sampai yang cuma ringan.

Di sisi lain, ada satu opsi yang sedang disiapkan matang-matang: relokasi. Opsi ini akan diambil jika kondisi wilayah asal dinilai sudah terlalu berbahaya atau tidak layak lagi untuk ditinggali.

“Kemudian juga sudah kita koordinasikan untuk disiapkan lokasi-lokasi bilamana masyarakat memang secara kondisi tidak memungkinkan kembali ke tempat tinggalnya yang lama, dan berkenan untuk dilakukan relokasi,” ucap Prasetyo.

Menurutnya, koordinasi antar kementerian dan lembaga terkait sudah berjalan. Mereka tak bekerja sendiri. Dari 52 kabupaten dan kota yang terdampak, timnya telah memetakan aset-aset tanah yang bisa dipakai. Baik itu tanah negara maupun tanah dengan pengelolaan tertentu.

“Pemerintah, kami sudah berkoordinasi. Jadi dari 52 kabupaten/kota yang terdampak, sudah kita inventarisir tanah-tanah negara maupun tanah-tanah yang saat ini pengelolaannya diserahkan kepada pihak-pihak tertentu, untuk nantinya juga akan dialokasikan sebagai titik-titik relokasi dari saudara-saudara kita yang kemarin terdampak,” paparnya.

Jadi, intinya jelas. Pemerintah berjanji tak akan berhenti pada bantuan darurat. Mereka mengaku sudah memandang ke depan, menyiapkan peta jalan untuk membangun kembali kehidupan warga yang terdampak. Waktunya? Dihitung per bulan, bukan tahun.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar