Dia melanjutkan, "Kami ingin mendukung saudara-saudara di Indonesia yang sedang menghadapi masa sulit. Intinya, di saat krisis seperti ini, tidak ada yang boleh merasa sendiri."
"Bagi kami, penting menunjukkan bahwa rakyat Rusia selalu berdiri di sisi rakyat Indonesia. Siap membantu kapan pun dibutuhkan," tegasnya.
Lalu, apa saja isi bantuannya? Paket yang terkumpul cukup beragam, berisi barang-barang pokok yang sangat dibutuhkan di pengungsian. Mulai dari bahan makanan, mie instan, pakaian layak pakai, sampai perlengkapan mandi dan obat-obatan dasar. Semua akan segera dikirim ke lokasi bencana, dengan koordinasi antara ICJA dan relawan lokal di Sumatera.
Inisiatif ini, meski skalanya mungkin tidak besar, menyiratkan sesuatu yang lebih dari sekadar bantuan material. Ia adalah isyarat diplomatik yang hangat di tengah cuaca yang justru dingin dan basah.
Artikel Terkait
Ucapan Idul Fitri via WhatsApp Jadi Jembatan Silaturahmi di Era Digital
Presiden Prabowo Salat Id di Aceh, Istana Buka Halalbihalal untuk 5.000 Warga
Presiden Prabowo Salat Id di Aceh, Istana Gelar Open House Lebaran
Presiden Prabowo Buka Istana Negara untuk Halalbihalal Umum, Targetkan 5.000 Tamu