tegas Dedi.
Pesan yang disampaikan jelas: Papua adalah prioritas utama. Polri berkomitmen memperkuat layanan di wilayah timur Indonesia ini, tidak hanya dengan penambahan fasilitas fisik, tetapi juga lewat inovasi layanan digital di masa mendatang.
katanya menambahkan.
Lalu, di mana saja enam SPPG yang baru dimulai pembangunannya itu? Berikut rincian lokasi dan perkiraan penerima manfaatnya:
SPPG Polres Keerom untuk 1.500 penerima manfaat.
SPPG Polres Biak Numfor menargetkan 1.000 penerima.
Tiga unit di Merauke: Distrik Semangga, Kurik, dan Ulilin masing-masing melayani 1.500 orang.
Serta SPPG di Jl. Johar Merauke, Kelapa Lima yang punya kapasitas terbesar, yakni 3.230 penerima manfaat.
Sebelum keenam titik baru ini, sebenarnya sudah ada dua SPPG yang lebih dulu beroperasi dan menunjukkan hasil. SPPG Polda Papua telah melayani 1.880 orang, sementara SPPG Polres Jayapura Kota menjangkau lebih banyak lagi, yaitu 2.783 penerima manfaat. Keberadaan mereka menjadi fondasi yang kini coba diperluas ke daerah-daerah lain.
Upaya pemerataan layanan di tanah Papua tampaknya sedang digenjot. Hasilnya? Kita lihat saja nanti.
Artikel Terkait
Dari Bandung ke Swedia: Riyanti dan Lika-Liku Perjalanan yang Tak Terduga
OJK Tunjuk Friderica Widyasari Dewi Isi Posisi Kosong Dewan Komisioner
Kemenpora Apresiasi Forum Pelajar SDGs, Gen Z Didorong Jadi Penggerak Lingkungan
Dari Lintasan Balap ke Lapangan Hijau: Nadia, Bocah 12 Tahun yang Jadi Mesin Gol