Menteri UMKM Maman Abdurrahman punya pandangan menarik soal persaingan yang dihadapi pengusaha lokal. Bukan cuma soal tren thrifting atau jual beli baju bekas impor yang ramai dibicarakan. Ada masalah lain yang, menurutnya, justru lebih berbahaya.
Ancaman itu adalah membanjirnya barang-barang baru impor tanpa label, tanpa pengawasan ketat. Barang-barang itu masuk dalam jumlah sangat besar, seringkali dari China, dan langsung membanjiri pasar.
Usai menghadiri Indonesia Sport Summit 2025 di Jakarta, Minggu lalu, Maman menjelaskan lebih lanjut.
Katanya. Intinya, pemerintah nggak bisa fokus cuma pada barang bekas saja.
Menurut sejumlah saksi, saat ini gampang ditemui pakaian, sepatu, hingga aksesori impor yang membludak. Mereka datang per kontainer, tanpa proses saringan yang memadai. Situasi ini bikin industri dalam negeri tertekan.
Artikel Terkait
Jalur Padang-Bukittinggi Siap 24 Jam untuk Mudik Lebaran 2026
Kapolri Tegaskan Persatuan Kunci Hadapi Tantangan di Safari Ramadan Riau
Imsak Jakarta 04.32 WIB, Azan Subuh 04.42 WIB Hari Ini
KJRI Jeddah Fasilitasi Pemulangan 2.248 Jamaah Umrah dalam Dua Hari