Suasana riuh rendah terdengar dari halaman Bandung Belongs To Us, Jumat malam lalu. Puluhan Bobotoh memadati tempat itu, bukan untuk nonton bareng, tapi untuk sebuah acara syukuran sederhana. Mereka berkumpul merayakan satu momen yang dinanti-nanti: gol perdana Ramon Tanque untuk Persib Bandung.
Di antara kerumunan, terpajang banner dengan tulisan yang cukup menyentuh. "Syukuran Gol Pertama Ramon Tanque, Semakin Ganas dan Trengginas di Depan Gawang Lawan," begitu bunyinya. Doa bersama pun digelar, dengan harapan sang striker asal Brasil itu makin tajam. Acara kemudian berlanjut dengan makan bersama, dan panitia bahkan menyajikan nasi tumpeng untuk disantap semua yang hadir. Suasana kekeluargaan begitu terasa.
Gol yang dirayakan itu sendiri tercipta dalam laga tunda Super League 2025-2026. Persib menang 3-1 atas Borneo FC. Memanfaatkan umpan silang Beckham Putra, sundulan Tanque akhirnya merobek jala gawang Nadeo Argawinata. Sebuah pelampiasan kelegaan, mungkin.
Bagaimana tidak? Perjalanan Ramon Tanque di awal musim ini boleh dibilang tak mulus. Datang dengan status top skor Liga Kamboja, harapan tentu besar padanya. Namun, cedera menghampiri di laga pramusim kontra Western Sydney Wanderers. Setelah pulih, ia seperti kehilangan sentuhan mautnya. Beberapa peluang emas yang didapat, selalu berhasil digagalkan kiper lawan. Gol itu, yang baru tercipta baru-baru ini, seperti pemecah kebuntuan.
Namun begitu, langit di atas kepala Tanque belum sepenuhnya cerah. Di saat yang bersamaan, rumor soal kedatangan penyerang anyar ke Persib beredar kencang. Kabarnya, manajemen Maung Bandung melirik Marko Dugandzic, eks bomber FC Seoul.
Meski hanya mencetak lima gol di musim terakhirnya di Korea, rekam jejak Dugandzic di Eropa cukup mentereng. Pria 31 tahun ini pernah menjadi top skor Liga Rumania 2022-2023, dengan 22 gol dari 37 laga untuk Rapid Bucharest. Namanya tentu bukan nama sembarangan.
Karena itu, tekanan untuk Tanque jelas bertambah. Ia wajib membuktikan konsistensi dan ketajamannya dalam beberapa laga ke depan. Pertandingan tandang melawan Malut United, Minggu 14 Desember nanti, adalah ujian langsung berikutnya. Performa di sana akan sangat menentukan.
Manajemen Persib, di sisi lain, punya alasan kuat untuk bersikap tegas. Target klub musim ini sangat ambisius: melaju jauh di AFC Champions League 2 dan tentu saja, mempertahankan gelar Super League. Mereka pasti akan mencari pemain yang benar-benar pas dengan skema pelatih Bojan Hodak. Tak ada ruang untuk sentimen.
Jadi, syukuran tadi malam bukan sekadar perayaan. Itu adalah pengingat, sekaligus penyemangat. Ramon Tanque perlu terus mencetak gol. Bukan hanya satu, tapi beruntun. Jika tidak, posisinya di tim utama benar-benar rawan tergeser.
Artikel Terkait
Menaker Terbitkan Aturan Baru, Hanya Enam Bidang Pekerjaan yang Boleh Gunakan Sistem Outsourcing
Kementerian Perdagangan Siap Sesuaikan HET Minyakita, Harga di Pasaran Tembus Rp19.000 per Liter
Penataan Jalan HR Rasuna Said Dikebut, Ditargetkan Rampung Sebelum HUT Jakarta 2026
Konflik Timur Tengah Ancam Investasi Raksasa AI Senilai Rp10.800 Triliun