Di Sumut, dari 37 titik longsor di ruas Tarutung–Sipirok, 28 titik sudah beres. Ruas Sibolga–Batangtoru–Padang Sidempuan pun kondisinya jauh lebih baik, sebagian besar titik longsor dan genangan banjir telah dibersihkan.
“Dengan makin kondusifnya cuaca, termasuk operasi modifikasi cuaca yang kita lakukan, banjir sudah surut dan jalan yang putus sudah bisa diakses,” kata Abdul.
Bagaimana dengan Aceh? Di sisi lain, sejumlah jalur utama yang sebelumnya terputus total kini mulai terbuka. Memang, jalur Pidie Jaya–Bireuen masih terkendala di Jembatan Batee Iliek, tapi setidaknya sudah ada alternatif lain yang bisa dilewati.
Kabar baiknya, ruas Aceh Utara–Aceh Timur sudah bisa dilalui. Akses Aceh Utara–Bener Meriah juga sudah tembus hingga kilometer 60, tinggal menyisakan sekitar 22 km lagi yang perlu dibersihkan. Jalur lain seperti Geumpang–Pameu dan Sigli–Tangse–Geumpang–Pameu pun sudah bisa dilintasi kendaraan roda empat.
Meski begitu, pengendara diimbau untuk tetap ekstra hati-hati. Di beberapa titik, sisa material banjir dan longsor masih berserakan, jadi risiko perjalanan tetap ada.
Artikel Terkait
Meikarta Mulai Garap 141.000 Unit Rusun Subsidi, Lahan Dinyatakan Clean and Clear
MNC University Gelar Forum Pelajar SDGs, Siapkan Pemimpin Masa Depan
Insentif Impor Mobil Listrik Ditutup, Pemerintah Beralih ke Strategi Baru
BNPB Perpanjang Operasi Modifikasi Cuaca hingga 2026, Armada Ditambah