Namun begitu, pengiriman barang saja tidak cukup. TNI AD juga menurunkan personelnya langsung ke lapangan. Tugas mereka jelas: memastikan proses distribusi berjalan tertib, cepat, dan yang paling penting, tepat sasaran. Bantuan ini ditujukan untuk warga di pengungsian dan masyarakat yang masih terisolasi akibat rusaknya infrastruktur.
Sinergi dengan pemerintah daerah, BNPB, dan unsur TNI-Polri setempat terus dijalankan. Kerja sama ini krusial, baik untuk fase tanggap darurat maupun pemulihan jangka panjang pascabencana.
“Dengan berlayarnya Kapal ADRI XCII-BM, TNI AD berharap bantuan dapat segera menjangkau masyarakat hingga ke daerah-daerah terpencil,” kata Kadispenad.
Harapannya, selain memenuhi kebutuhan dasar, upaya ini bisa mempercepat pemulihan kondisi sosial, ekonomi, dan infrastruktur di Sumatera. Sebuah langkah besar yang diharapkan bisa meringankan beban mereka yang terdampak.
(Nur Ichsan Yuniarto)
Artikel Terkait
PM Hun Manet Targetkan Pemberantasan Pusat Penipuan Daring di Kamboja Tuntas April 2026
Pertamina Naikkan Harga BBM Nonsubsidi Mulai Hari Ini
BGN Minta Kepala Daerah Turun Langsung Awasi Dapur dan Menu Makanan Bergizi Gratis
DPR Desak Pemerintah Antisipasi Dampak Ancaman Penutupan Selat Hormuz