Dengan selisih yang cukup lebar itu, wajar saja kalau Korsel mencatat surplus perdagangan yang menggembirakan. Angkanya mencapai USD9,73 miliar hanya untuk bulan November saja.
Kalau dilihat dari kaca mata yang lebih luas, kinerjanya juga tak kalah impresif. Dari Januari hingga November 2025, ekspor kumulatif mereka sudah menembus USD640,2 miliar. Lagi-lagi, ini adalah rekor baru untuk periode yang sama.
Ada satu indikator lain yang juga memecahkan rekor: rata-rata ekspor harian. Angka ini dianggap lebih akurat karena memperhitungkan jumlah hari kerja. Nah, nilainya melonjak 13,3 persen menjadi USD2,71 miliar per hari. Sebuah capaian yang membuktikan betapa kuatnya denyut nadi perdagangan Negeri Ginseng saat ini.
Artikel Terkait
Istri Gubernur Kaltim Jadi Sorotan Usai Pakai Jam Tangan Rp278 Juta
Imsak di Bekasi Pukul 04.32 WIB, Berikut Jadwal Lengkap Puasa 5 Maret 2026
Pemerintah Pastikan Stok Pangan dan Energi Aman Menjelang Lebaran
ASDP Proyeksikan Lonjakan 9,4% Penumpang Mudik Lebaran 2026, Siapkan Strategi Distribusi