Menurutnya, penerapan mekanisme ini juga merupakan upaya pemerintah pusat untuk mencegah penyimpangan realisasi anggaran. Tujuannya, agar setiap pekerjaan bisa terus berlanjut tanpa melanggar ketentuan fiskal yang berlaku.
Sebagai langkah konkret, Kanwil Kemenkum Kalbar akan segera bergerak. Mereka berencana menginventarisasi pekerjaan yang berpotensi belum selesai hingga akhir tahun anggaran. Tak hanya itu, evaluasi kontrak dan progres pelaksanaan juga akan dilakukan. Ini menjadi dasar penentuan penggunaan rekening penampungan.
Yang tak kalah penting, mereka akan menyiapkan semua dokumen pendukung dan memastikan semuanya sesuai dengan regulasi serta rekomendasi dari Kementerian Keuangan.
Dengan langkah-langkah tersebut, Kanwil Kemenkum Kalbar kembali menegaskan komitmennya. Mereka ingin menjaga kualitas pelaksanaan anggaran dan memastikan seluruh layanan publik kepada masyarakat bisa berjalan optimal.
Artikel Terkait
Prabowo Resmikan Kilang Balikpapan Senin Ini, Investasi Rp 123 Triliun untuk Hentikan Impor BBM
Dari Truk Dakar hingga Motor Listrik: Wajah Otomotif yang Terus Berubah
Harga Pertamax dan Dexlite Turun, Pertalite Tetap Bertahan
Di Balik Pesona Danau Batur, Ancaman Racun Diam-Diam Mengintai