Inspirasi Nama Islami untuk Bayi Laki-Laki yang Lahir di Bulan Syaban

- Sabtu, 07 Februari 2026 | 06:30 WIB
Inspirasi Nama Islami untuk Bayi Laki-Laki yang Lahir di Bulan Syaban

JAKARTA – Bagi pasangan yang menantikan kelahiran buah hati di Bulan Syaban, memilih nama tentu jadi momen istimewa. Nama bukan sekadar label. Ia adalah doa yang akan terus melekat, diucapkan setiap kali si anak dipanggil. Kalau artinya baik, maka setiap panggilan itu pun menjadi doa yang baik pula. Begitu juga sebaliknya.

Di akhirat nanti, setiap manusia akan dipanggil satu per satu dengan namanya. Makanya, penting bagi orang tua untuk memilihkan nama yang bagus dan benar menurut syariat.

Rasulullah SAW sendiri pernah bersabda:

“Sungguh kalian kelak pada hari kiamat akan dipanggil dengan nama-nama kalian dan nama-nama bapak kalian, maka oleh karena itu baguskanlah nama kalian” (HR. Abu Daud).

Nah, soal kewajiban ini, para ulama sepakat. Ibnu Hazm dalam Maratibul Ijma’ menegaskan, memberi nama anak, baik laki-laki atau perempuan, itu hukumnya wajib.

Lalu kapan waktunya? Ada kelonggaran. Bisa di hari pertama kelahiran, atau ditunda sampai hari ketujuh. Ini berdasarkan hadits dari Samurah ibnu Jundub, di mana Rasulullah Saw. bersabda:

"Setiap anak digadaikan oleh aqiqahnya yang disembelih (untuk) menebusnya pada hari yang ketujuh (dari kelahirannya), lalu diberi nama dan dicukur rambutnya."

Kisahnya juga mirip dengan yang dialami sahabat Anas ibnu Malik. Ia pernah membawa adik bayinya kepada Nabi, lalu beliau men-tahnik dan memberinya nama Abdullah.

Bahkan, dalam riwayat Bukhari, ada seorang lelaki yang langsung bertanya kepada Rasulullah begitu anaknya lahir. "Wahai Rasulullah, telah dilahirkan seorang anak laki-laki bagiku malam ini, maka nama apakah yang harus kuberikan kepadanya?"

Jawab Nabi Saw. singkat, "Namailah anak laki-lakimu itu Abdur Rahman."

Selain nama-nama yang mengandung ‘Abd’ (hamba), nama para Nabi juga sangat disukai. Harapannya, si anak kelak bisa meneladani sifat Nabi yang namanya disandangnya. Terutama nama penghulu para nabi, Muhammad.

Nah, Bulan Syaban sendiri punya makna khusus. Ia ibarat gerbang menuju Ramadan yang suci. Muslim dianjurkan memperbanyak ibadah di bulan ini. Konon, asal kata Syaban dari ‘sya’abun’ yang artinya kelompok. Dinamakan begitu karena pada bulan ini, masyarakat jahiliyah dulu biasa berpencar mencari air atau ada juga yang bilang, untuk berperang.

Berikut ini adalah sejumlah inspirasi nama untuk bayi laki-laki yang lahir di bulan yang penuh berkah ini. Lengkap dengan artinya.

Beberapa Pilihan Nama:

  • Akhmad Syaban: Orang yang banyak memuji Allah, lahir di Bulan Syaban.
  • Abdur Rakhman: Hamba Allah Yang Maha Penyayang.
  • Abdullah: Hamba Allah.
  • Aiman: Yang beruntung.
  • Aqib Syaban: Nama lain Nabi Muhammad, berarti penutup para nabi.
  • Arif: Bijaksana, berpengetahuan luas. Disebut dalam Al-Qur'an Surat An-Naml.
  • Aziz Muslim: Muslim yang pemberani. Kata 'Aziz' ada dalam Surat Ali Imran.
  • Azmi: Keteguhan hati. Terdapat dalam Surat Al-Ahqaf.
  • Adam: Nama manusia pertama, Nabi Adam AS.
  • Afif: Berbudi luhur. Disebut dalam Surat Al-Baqarah.
  • Bahrul Amiiq: Lautan luas. Harapannya, anak mendapat ilmu yang luas dan mendalam.
  • Baihaqi: Merujuk pada perawi hadis.
  • Busyra Maulana: Kabar gembira dan pelindung.
  • Barra: Bersih.
  • Bhadrika: Lelaki yang gagah berani.
  • Badrut Tamam: Bulan purnama sempurna.
  • Bashir: Yang melihat segala sesuatu, salah satu Asmaul Husna.
  • Chaidir: Orang yang ulet.
  • Chairuddin: Kebaikan dalam agama.
  • Chalimi: Orang yang lembut.
  • Chusna Muhammad: Orang baik, pengikut setia Nabi Muhammad.
  • Chairul Umam: Sebaik-baik umat.
  • Danish: Kebijaksanaan, nama salah satu nabi.
  • Dayyan: Penguasa besar.
  • Daud: Nabi Daud AS.
  • Dzulkifli: Nama salah satu Nabi.
  • Dzulqornain: Raja saleh penguasa Timur dan Barat.
  • Ehsan: Kebaikan.
  • Emran: Berkembang, ayah Siti Maryam.
  • Elyasa: Nama salah satu nabi.
  • Fadlan: Karunia dan keutamaan.
  • Fauzan 'Adhiima: Orang sukses, pemenang, dan mulia.
  • Fahmi: Cerdas, mudah paham.
  • Faishal: Hakim, pedang tajam.
  • Fakhri: Kebanggaan.
  • Ghufron: Yang mudah memaafkan.
  • Ghazali: Prajurit, juga nama Imam Al-Ghazali.
  • Ghaisan: Lelaki gagah.
  • Ghifari: Lembut dan pemaaf.
  • Hafid: Bijaksana.
  • Haffaz: Pelindung.
  • Halim: Sabar, murah hati, penyayang.
  • Hassan: Tampan.
  • Husain: Tampan dan bijaksana, cucu Nabi Muhammad.
  • Ihsan: Kebaikan.
  • Ikram: Kemuliaan.
  • Ilman: Berilmu.
  • Izzul: Kemuliaan.
  • Izzan: Patuh.
  • Jalaludin Syabani: Kemuliaan agama.
  • Jameel: Tampan.
  • Jibril: Nama malaikat.
  • Khalimi: Lembut.
  • Kamal: Kesempurnaan.
  • Khabir: Ahli atau pakar.
  • Khairan: Kebaikan.
  • Latif: Lembut dan menyenangkan.
  • Lutfi: Berhati baik.
  • Labib: Pandai.
  • Muhammad Syaban: Nama Nabi penutup, pembawa Islam.
  • Ma’ruf: Baik dan terkenal.
  • Munir: Bersinar.
  • Mukhlisin: Ikhlas.
  • Mukhsinin: Orang baik.
  • Munawwir: Bercahaya.
  • Nabil: Cerdik dan mulia.
  • Najib: Keturunan mulia.
  • Nashirin: Suka menolong.
  • Nabhan: Mulia.
  • Nafi'an: Memberi manfaat.
  • Nadhif: Bersih.
  • Omar al Faruq: Nama sahabat Nabi, Khalifah Umar.
  • Qabil: Terampil dan cakap, putra Nabi Adam.
  • Qomar: Rembulan.
  • Rashid: Cerdas dan dapat diandalkan.
  • Raihan: Wangi dan harum.
  • Rahmat: Disayangi.
  • Rijalul Haq: Lelaki pembawa kebenaran.
  • Rafie: Terpuji.
  • Salman: Selamat.
  • Sulaiman: Nabi yang menaklukkan jin dan hewan.
  • Said: Bahagia.
  • Salim: Suka perdamaian.
  • Sabilul Muhtadiin: Jalan orang yang mendapat petunjuk.
  • Sabqi: Keutamaan.
  • Shadiqin: Pembenar atau teman sejati.
  • Syafi'i: Yang mendapat syafaat.
  • Safiq: Belas kasih.
  • Shafiy: Bersih dan jujur.
  • Thohirin: Suci.
  • Umar: Tertinggi.
  • Utsman: Terpilih, hamba Tuhan.
  • Ulin Nuha: Cerdas, terpelajar.
  • Wafa: Setia.
  • Wasim: Tampan.
  • Yahya: Nabi Yahya AS.
  • Yaqut: Mutiara.
  • Zain: Perhiasan.
  • Zakaria: Nabi Zakaria AS.
  • Zaidan: Pekerjaan sempurna.

Itu dia seratus lebih ide nama untuk buah hati yang lahir di Bulan Syaban. Semoga bisa jadi inspirasi. Pilihlah dengan hati, karena di sanalah doa pertama orang tua tersemat.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar