Lee Yi Kyung Buka Suara: Lapor Polisi dan Ancaman Kejar Pelaku Sampai Jerman

- Jumat, 21 November 2025 | 21:18 WIB
Lee Yi Kyung Buka Suara: Lapor Polisi dan Ancaman Kejar Pelaku Sampai Jerman
Klarifikasi Lee Yi Kyung

Aktor Lee Yi Kyung akhirnya angkat bicara. Setelah lama terdiam, ia memilih untuk menjawab semua kontroversi yang sempat menggegerkan publik lewat sebuah pernyataan tegas. Unggahan yang ia posting pada Jumat (21/11) itu juga dilengkapi dengan salinan laporan polisi terhadap seorang perempuan yang dituding menyebarkan berita bohong tentang dirinya.

Lantas, kenapa baru sekarang? Lee Yi Kyung punya alasan sendiri.

"Alasan saya belum menyampaikan posisi hingga sekarang adalah karena agensi meminta saya untuk tidak berkomentar sampai kami menunjuk pengacara dan menyelesaikan proses pengajuan laporan pidana terhadap orang yang menyebarkan rumor tersebut,"

Begitu penjelasannya. Ternyata, ini semua adalah bagian dari strategi hukum yang sedang disiapkan timnya.

Ia bahkan sudah mendatangi Kantor Polisi Gangnam di Seoul untuk jadi pelapor. Di sana, ia menceritakan semua kronologi kejadian, lengkap dengan segala detailnya. Prosedur pelaporan untuk tuduhan pemerasan dan pencemaran nama baik pun akhirnya rampung.

Rupanya, rasa kesal sudah lama mengendap di benaknya. Menurut Lee Yi Kyung, ada sosok misterius yang mengaku sebagai warga Jerman identitas dan keberadaannya tak jelas yang tiba-tiba muncul lalu menghilang. Polanya mirip dengan orang yang dulu mengirim email pemerasan ke perusahaannya.

"Meski begitu, agensi kembali menenangkan saya, mengatakan bahwa tidak ada alasan untuk terlibat dalam perdebatan kebenaran melawan kebohongan,"

tambahnya.

Kontroversi ini juga berdampak pada jadwal kerjanya. Ia terpaksa mundur dari satu acara variety show, meskipun si penyebar rumor sempat mengaku bahwa semua klaimnya adalah rekayasa. Meski cuma sehari, keributan itu sudah terlanjur besar. Akhirnya, dengan berat hati, ia memutuskan mundur secara sukarela.

Ia juga menyinggung soal kontroversi “myeonchigi” atau tantangan menyeruput mi yang sempat ramai beberapa waktu lalu.

"Waktu itu sebenarnya saya sudah bilang dengan jelas bahwa saya tidak mau melakukannya. Tapi saya tetap diminta lanjut karena tim produksi katanya sudah sewa kedai mi khusus untuk saya. Lalu, komentar saya 'Saya melakukan ini hanya untuk hiburan!' malah diedit seenaknya,"

keluhnya.

Menurutnya, saat masalah itu meletus, pihak produksi cuma berkilah sedang terburu-buru. Alhasil, semua konsekuensi negatifnya ia tanggung sendirian.

Belum cukup sampai di situ, di acara lain, ia mengaku hanya dijadwalkan tampil lewat segmen pra-rekam. Tapi yang terjadi justru lain. Ia malah tahu dari pemberitaan media bahwa posisinya sudah digantikan orang lain.

Tapi di tengah semua ini, kabar baiknya, jadwal syuting Lee Yi Kyung tetap berjalan lancar.

"Saya baru saja menyelesaikan syuting film “Generational Lament”, dan saat ini saya sedang menjalani syuting film Vietnam, drama luar negeri, serta program varietas tanpa masalah apa pun,"

Ia menegaskan bahwa pelaku penyebar rumor akan segera terungkap. Bahkan dengan tegas ia menyatakan,

"Bahkan jika orang tersebut berada di Jerman, saya akan pergi ke sana secara langsung untuk mengajukan laporan. Tidak akan ada keringanan bagi para komentar jahat,"

Asal Mula Kontroversi

Semua ini berawal dari seorang perempuan yang mengaku sebagai warga Jerman. Lewat postingan blog pada 20 Oktober, ia menuduh Lee Yi Kyung melakukan pelecehan verbal. Ia pun memamerkan tangkapan layar percakapan KakaoTalk dan Instagram yang katanya dilakukan oleh sang aktor lengkap dengan permintaan foto dan pesan bernada kasar.

Tak lama, pihak Lee Yi Kyung langsung membantah keras semua tuduhan itu. Uniknya, si perempuan sempat berbalik mengaku bahwa bukti-buktinya itu dibuat pakai AI. Tapi tak lama kemudian, ia kembali berubah pikiran dan mencabut pengakuannya.

Pada 4 November, lewat media sosialnya, ia malah menegaskan bahwa ia punya lebih banyak bukti.

"Saya mempertimbangkan untuk merilis lebih banyak bukti dan menegaskan, '[Tangkapan layar itu] tidak dibuat dengan AI. Ini tidak adil. Mereka [Lee dan agensinya] membuat saya terlihat seperti orang jahat,'"

tulisnya, seperti dikutip dari Korea JoongAng Daily.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar