Harapannya jelas. Dengan fasilitas repo ini, pendanaan sektor perumahan bakal makin kuat. Pendanaan SMF yang lebih likuid dan murah memudahkan bank dapatkan likuiditas. Pada akhirnya, ini bisa bantu turunkan biaya KPR.
"Jadi mari kita mempunyai komitmen yang sama dalam rangka untuk memperdalam pasar keuangan kita," tutur Destry. Ia menekankan, selain stabilitas, pasar keuangan juga harus jadi sumber pembiayaan khususnya untuk dukung pembelian perumahan seperti yang jadi sasaran pemerintah.
Acara ini sendiri dihadiri sejumlah pejabat penting. Di antaranya Wakil Menteri Keuangan Suahasil, Kepala Departemen Pengembangan Pasar Keuangan BI Agustina Dharmayanti, Dirjen Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan Masyita Crystallin, Direktur Treasury and International Banking BRI Farida Thamrin, serta Direktur Utama SMF Ananta Wiyogo.
Artikel Terkait
Gunungan Sampah Bantargebang Bakal Disulap Jadi Harta Karun Energi
Nomade Coffee Truck Hijrah ke Pejaten Usai Kalah Saing di Thamrin
Pramono Anung Tegaskan UMP Jakarta 2026 Tak Berubah, Usulan KSPI Ditolak
Bantuan 10 Ton MNC Peduli Sampai di Aceh Tamiang, Warga Banjir Bandang Tersenyum Kembali