Update Longsor Cilacap: Dua Jenazah Ditemukan, Total Korban Meninggal Jadi 13
Operasi pencarian dan pertolongan (opsar) untuk korban longsor di Desa Cibeunying, Kabupaten Cilacap, kembali membuahkan hasil. Pada hari keempat pencarian, tim SAR berhasil menemukan dua jenazah lagi yang tertimbun material longsor.
Dengan penemuan terbaru ini, total korban jiwa dalam musibah tanah longsor tersebut telah mencapai 13 orang. Sementara itu, proses pencarian masih terus dilakukan untuk menemukan 10 orang lainnya yang masih dinyatakan hilang.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengonfirmasi perkembangan ini dalam keterangan resminya pada Senin (17/11/2025).
Dukungan Alat Berat dan Personel
Untuk mempercepat proses pencarian, sebanyak 22 unit alat berat jenis eskavator telah diturunkan sejak pukul 06.00 WIB. Alat-alat berat ini merupakan bantuan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Pemerintah Kabupaten Cilacap.
Kehadiran alat berat tersebut terbukti sangat membantu tim SAR dalam mengevakuasi korban yang masih hilang. Operasi pencarian juga didukung oleh 1.001 personel dari berbagai instansi dan elemen masyarakat.
Tak hanya itu, tim pencarian juga dibantu oleh sembilan ekor anjing pelacak (K9) yang berasal dari Kantor SAR Semarang, Polda Jawa Tengah, dan Polres di Jawa Tengah.
Tempat Pengungsian bagi Korban
Pemerintah desa setempat telah menyiapkan lokasi pengungsian bagi warga yang terdampak bencana. Dua lokasi yang digunakan adalah Balai Desa Cibeunying dan gedung MTS SS Cibeunying.
Lokasi-lokasi ini dimanfaatkan oleh warga sebagai tempat berlindung sementara, terutama pada malam hari, sambil menunggu kondisi kembali normal.
Artikel Terkait
ESDM Sempat Tahan Ekspor Batu Bara Demi Amankan Pasokan Listrik PLN
Veda Ega Pratama Tembus Start Ketujuh Moto3 Belanda setelah Bangkit dari Q1
Candu Like: Ketika Harga Diri Diukur dengan Angka Digital
Mendagri Dorong Mahasiswa Vokasi di NTT Tak Hanya Incar TNI/Polri, tapi Juga Wirausaha