Kisra Novi, Bocah SD yang Viral Mengamen Demi Biaya Sekolah, Dijenguk Langsung Kapolres Depok

- Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:00 WIB
Kisra Novi, Bocah SD yang Viral Mengamen Demi Biaya Sekolah, Dijenguk Langsung Kapolres Depok

Kisah Novi, bocah sekolah dasar di Bojonggede, Kabupaten Bogor, yang viral karena mengamen demi biaya sekolah, menyentuh hati Kapolres Metro Depok Kombes Abdul Waras. Ia pun turun langsung menemui bocah berusia 12 tahun itu dan memberikan bantuan.

Kombes Abdul Waras mendatangi kediaman Novi dan keluarganya di Gang Kober, Kelurahan Pabuaran, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, pada Jumat (26/6/2026). Kehadirannya merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap kondisi sosial masyarakat, khususnya anak-anak yang membutuhkan perhatian dan perlindungan agar tetap dapat memperoleh hak pendidikan serta tumbuh kembang yang layak.

Menurut Abdul Waras, anak seusia Novi seharusnya mendapat kesempatan untuk belajar, bermain, dan menikmati masa anak-anak dengan baik.

"Kami melihat seusia Novi seharusnya bisa belajar, menikmati masa anak-anaknya, serta bermain dengan teman-teman seusianya," ujar Kombes Abdul Waras dalam keterangannya, Sabtu (27/6/2026).

Pada kesempatan itu, Abdul Waras turut menyerahkan bantuan berupa modal usaha dan peralatan kepada ibu Novi. Kapolres berharap bantuan tersebut dapat membantu keluarga Novi memperoleh penghasilan dari rumah.

Kapolres berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban keluarga Novi sekaligus menjadi dorongan agar Novi terus bersekolah dan meraih cita-citanya. Dengan adanya bantuan tersebut, Novi dan adiknya diharapkan tidak lagi harus ikut turun ke jalan untuk membantu memenuhi kebutuhan keluarga, sehingga dapat lebih fokus menjalani pendidikan.

"Semoga bantuan ini dapat bermanfaat bagi keluarga Novi. Kami juga berharap Novi tetap semangat belajar dan dapat mengejar cita-citanya," imbuhnya.

Novi diketahui saat ini duduk di bangku kelas 4 SD. Meski dihadapkan pada kondisi ekonomi keluarga yang sulit, ia tetap memiliki semangat untuk belajar dan melanjutkan pendidikan.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags