3 Tips Penting di Pesawat Menurut Dokter yang Sering Dilewatkan
Sebagai seorang traveler, Anda pasti tahu aturan dasar seperti meluruskan bangku dan meja lipat saat pesawat akan take off atau landing. Namun, tahukah Anda bahwa ada kebiasaan penting lain yang direkomendasikan oleh para ahli untuk keselamatan dan kesehatan Anda?
Seorang dokter spesialis emergensi, Dr. Anita Patel, membagikan tiga langkah kritis yang wajib dilakukan penumpang pesawat. Simak penjelasannya untuk perjalanan yang lebih aman dan nyaman.
1. Selalu Bersihkan Meja Lipat Pesawat
Meja lipat di pesawat merupakan salah satu permukaan yang paling sering disentuh. Digunakan untuk makan, bekerja, dan bermain, meja ini menjadi sarang kuman yang jarang dibersihkan secara menyeluruh oleh kru kabin karena waktu yang terbatas.
Dr. Patel menekankan pentingnya membersihkan meja lipat dengan tisu antibakteri segera setelah duduk. Berbagai bakteri dan virus, termasuk penyebab flu, pilek, dan gangguan pencernaan, dapat hidup lama di permukaannya. Sebuah penelitian bahkan menyebut meja lipat sebagai area terkotor di dalam pesawat.
Jangan lupa untuk juga menyeka permukaan lain yang sering disentuh, seperti sandaran tangan, tombol pengatur hiburan, dan pengunci meja itu sendiri.
2. Jangan Lupa Pakai Sunscreen Sebelum Terbang
Banyak penumpang yang tidak menyadari bahaya paparan sinar matahari saat berada di ketinggian. Menurut Dr. Patel, intensitas radiasi UV justru lebih kuat di udara dibandingkan di darat.
Kaca jendela pesawat memang mengurangi sinar matahari langsung, tetapi tidak sepenuhnya menghalangi radiasi UVB yang berisiko menyebabkan kanker kulit dan penuaan dini. Oleh karena itu, menggunakan sunscreen dengan SPF yang cukup sebelum penerbangan adalah langkah proteksi yang sangat dianjurkan.
3. Kenakan Sabuk Pengaman Setiap Saat Duduk
Kebiasaan sederhana terakhir yang ditekankan Dr. Patel adalah selalu mengenakan sabuk pengaman selama Anda duduk di kursi, meskipun lampu tanda sabuk pengaman sudah mati.
Langkah ini merupakan tindakan pencegahan yang sangat efektif untuk melindungi diri dari guncangan tak terduga (turbulensi clear-air). Efek kumulatif dari kebiasaan kecil ini dapat sangat berarti bagi keselamatan Anda dan keluarga selama perjalanan udara.
Dengan menerapkan ketiga tips dari dokter ini, Anda bukan hanya mengurangi stres selama perjalanan, tetapi juga secara proaktif mencegah potensi masalah kesehatan dan keselamatan di pesawat.
Artikel Terkait
Tiket Mudik Lebaran 2026 Ludes 1,62 Juta, Okupansi Kereta Capai 42%
Indonesia dan Negara Arab Kecam Keras Pernyataan Dubes AS soal Hak Israel Kuasai Timur Tengah
HIMKI Dorong Pemerintah Perjuangkan Tarif Nol Persen untuk Ekspor Mebel ke AS
KPAI Desak Perlindungan Keluarga Korban Dugaan Penganiayaan oleh Brimob di Maluku