Maya Susmita: Kisah Pelatih Muda di Balik Kesuksesan Timnas Wanita Indonesia U-16

- Jumat, 14 November 2025 | 15:54 WIB
Maya Susmita: Kisah Pelatih Muda di Balik Kesuksesan Timnas Wanita Indonesia U-16
Kisah Maya Susmita: Pelatih Muda di Balik Timnas Wanita Indonesia U-16

Maya Susmita: Perjalanan Inspiratif Pelatih Muda Timnas Wanita Indonesia

Bagi para pelatih muda, bergabung dengan staf kepelatihan tim nasional adalah sebuah impian. Bagi Maya Susmita, impian tersebut terwujud lebih cepat dari perkiraan. Setelah aktif melatih sepak bola wanita usia dini di Solo dan memimpin sebagai Head Coach dalam MilkLife Soccer Challenge, Maya mendapatkan kesempatan emas untuk mendampingi Timo Scheunemann di Timnas Wanita Indonesia U-16.

Pengalaman ini membuka wawasan baru bagi pelatih kelahiran Karawang tersebut. Ia terlibat langsung dalam dua turnamen penting: Piala AFF Wanita U-16 yang digelar di Solo dan Kualifikasi Piala Asia Wanita U-17 yang berlangsung di Myanmar.

Semangat untuk Pemain Muda Garuda Pertiwi

Maya mengungkapkan bahwa semangat para pemain muda justru menjadi penyemangat baginya. Dalam kesempatan tersebut, ia memberikan motivasi kepada para atlet untuk memanfaatkan setiap peluang yang ada, terutama ketika bermain di depan pendukung sendiri.

"Jangan sampai karena bermain di rumah, di Indonesia, kalian menjadi tidak maksimal. Justru sebaliknya, dengan atmosfer pendukung yang luar biasa, kalian harus tampil lebih maksimal lagi. Tunjukkan kepada penonton bahwa kalian bisa menjadi sumber motivasi bagi mereka," pesan Maya kepada pemain Timnas Wanita Indonesia U-16 saat Piala AFF.

Pelajaran Berharga dari Kualifikasi Piala Asia di Myanmar

Perjalanan bersama Timnas Wanita Indonesia U-17 di Myanmar memberikan pelajaran berharga tentang ketangguhan mental. Meski tim harus puas di posisi kedua grup dan gagal melaju ke putaran final, Maya menekankan pentingnya untuk tidak patah semangat.

"Jangan patah semangat. Ini bukan akhir dari perjalanan kalian. Masih banyak jenjang dan kesempatan lain yang bisa kalian raih di masa depan," ujarnya memberi semangat.

Belajar Langsung dari Coach Timo Scheunemann

Kesempatan bekerja di bawah bimbingan langsung Timo Scheunemann menjadi momen berharga dalam perkembangan karier Maya sebagai pelatih. Timo, yang dikenal sebagai sosok penting dalam pembinaan sepak bola usia dini, menjadi role model yang ia pelajari dari dekat.

"Coach Timo selalu menekankan pentingnya perkembangan dan pembinaan jangka panjang untuk anak-anak. Dalam melatih, kita tidak boleh selalu keras. Harus ada keseimbangan; ada saatnya tegas, ada saatnya bermain, agar anak-anak tidak hanya tertekan tetapi juga terhindar dari cedera berlebihan," tutur Maya menjelaskan filosofi pelatihannya.

Pengalaman Maya Susmita membuktikan bahwa dedikasi dalam membina pemain usia dini dapat membuka jalan menuju level tertinggi sepak bola nasional, menjadi inspirasi bagi pelatih muda Indonesia lainnya.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar