Anies Baswedan memberikan tanggapannya dengan mengungkapkan bahwa peningkatan anggaran pertahanan perlu dilakukan sesuai dengan ancaman dan kebutuhan masa depan.
Ia menekankan pentingnya strategi yang baik dalam menggunakan anggaran untuk menghadapi pergeseran ancaman, termasuk ancaman non-militer seperti penipuan online, peretasan, dan terorisme.
Baca Juga: Infinix Smart 8 Pro Siap Ramaikan Pasar Gadget di India, Tawarkan Performa Handal dan Desain Menarik
Di sisi lain, Anies juga menyerukan ketenangan dan kebijaksanaan dalam menanggapi persoalan-persoalan kenegaraan, mengingat kompleksitas dan perkembangan ancaman yang beragam.
Sebelumnya, Cak Imin telah menyampaikan pandangannya dalam dialog dengan petani, merasa heran dengan kebijakan negara yang lebih cenderung berutang untuk alat perang daripada alat pertanian yang dianggapnya lebih esensial.
Debat ini menciptakan ketegangan di antara kandidat-kandidat utama Pilpres 2024 dan memunculkan perbedaan pandangan terkait pengelolaan anggaran negara, khususnya terkait pertahanan dan sektor pertanian.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: catatanfakta.com
Artikel Terkait
Kaesang Menangis di Rakernas PSI, Sumpahkan Peras Darah untuk Menangkan Pemilu 2029
Kepemimpinan PBNU Kembali ke Gus Yahya, Muktamar 35 Dijadwalkan 2026
Kontroversi Video Rektor UGM: Tahun Kelulusan Jokowi Berubah dalam Dua Versi
TPUA Soroti Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis: Karakter Pengkhianat hingga Tudingan Layani Jokowi