PDI Perjuangan Gelorakan Spirit Bung Karno di Ende Hadapi Tantangan Politik
Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, menegaskan pentingnya semangat 'Dedication of Life' dan menyerap energi perjuangan Bung Karno saat diasingkan di Ende, Flores, Nusa Tenggara Timur, untuk menghadapi tantangan politik kontemporer.
Pernyataan ini disampaikan Hasto dalam pidato pembukaan Konferensi Daerah atau Konferda PDIP Nusa Tenggara Timur yang berlangsung di Kupang.
Politik Ideal di Tengah Pragmatisme
Hasto Kristiyanto menyoroti pentingnya menggelorakan politik yang ideal di tengah arus pragmatisme.
"Di tengah-tengah arus pragmatisme politik, kapitalisasi kekuasaan politik, politik menghalalkan segala cara seperti nampak di dalam Pemilu 2024, konferda ini sangat penting untuk menggelorakan politik dalam watak ideal," ujar Hasto.
Spirit Bung Karno Lawan Money Politic dan Intimidasi
Hasto mengajak seluruh kader partai untuk mengambil spirit perjuangan Bung Karno guna melawan tekanan politik masa kini, termasuk politik uang dan intimidasi.
"Kalau kita menghadapi tekanan-tekanan money politic, menghadapi intimidasi-intimidasi dari oknum negara yang seharusnya netral di dalam pemilu, maka tantangan itu bisa kita hadapi dengan mengambil spirit dari perjuangan Bung Karno, termasuk ketika dibuang di Ende ini," tegas Sekjen PDIP tersebut.
Ende, Tempat Lahirnya Pancasila
Dalam pidatonya, Hasto juga menekankan keistimewaan Provinsi NTT, khususnya Kota Ende. Menurutnya, kota tersebut adalah tempat Bung Karno melakukan kontemplasi ideologis yang akhirnya melahirkan dasar negara, Pancasila.
Dedication of Life: Pengabdian Tulus Tanpa Ambisi
Lebih lanjut, Hasto menyoroti pentingnya nilai pengabdian yang tulus tanpa dibebani ambisi kekuasaan pribadi.
"Dedication of Life yang tulus, ikhlas, yang tidak berpikir, saya mau jadi apa? Mau jadi Bupati/Wali Kota, mau jadi anggota DPRD," ujar Hasto.
Ia menegaskan, "Jangan pernah menjadi penikmat kekuasaan. Kita adalah pengemban tugas. Jangan pernah berpikir kita mau jadi apa, namun lupa pada tanggung jawab membangun Partai."
Momentum Kristalisasi Semangat Pengabdian
Konferda PDIP NTT yang dihadiri hampir 1.000 perwakilan kader dari seluruh wilayah NTT ini diharapkan menjadi momentum untuk mengkristalisasikan semangat pengabdian dan perjuangan yang berlandaskan nilai-nilai luhur perjuangan bangsa.
Artikel Terkait
Koordinator KKN UGM 1985 Klaim Tak Kenal Joko Widodo
Rocky Gerung Soroti Rp17 Triliun untuk Dewan Perdamaian Trump: Harga Sebuah Buku dan Nyawa Anak di NTT
Himpunan Mahasiswa Al Washliyah Desak Prabowo Tindak Tegas Erick Thohir
Analis Bongkar Agenda Terselubung di Balik Janji Kerja Mati-Matian Jokowi untuk PSI