Projo Sebagai "Kuda Troya" Jokowi?
Hensa memberikan peringatan keras kepada Gerindra. Ia menyebut Projo berpotensi menjadi "kuda Troya" Jokowi yang sengaja disusupkan untuk memastikan visi dua periode Prabowo-Gibran terlaksana dan memantau strategi internal partai. "Hati-hati buat Gerindra. Ini bisa jadi Projo adalah kuda Troya-nya Jokowi," tegasnya.
Mengantisipasi Pesaing Baru Gibran Rakabuming
Analisis ini juga menyinggung munculnya pesaing potensial seperti Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, yang popularitasnya dinilai meroket. Hensa berpendapat, manuver Projo bisa jadi merupakan antisipasi terhadap dinamika persaingan internal untuk periode kepemimpinan berikutnya. "Untuk mengantisipasi itu, makanya Projo bisa jadi membuat manuver itu," katanya.
Perubahan Logo: Drama Politik?
Rencana perubahan logo Projo dari siluet Jokowi menjadi simbol semut, yang melambangkan rakyat kecil, dinilai Hensa sebagai bagian dari "drama" atau pertunjukan politik. Ia menyimpulkan bahwa politik sesungguhnya jarang terlihat di permukaan. "Kalau yang terjadi di depan itu namanya drama atau pertunjukkan politik," pungkasnya.
Artikel Terkait
Anggota DPR Desak Percepat Regulasi PPPK untuk 630 Ribu Guru Madrasah
Koordinator KKN UGM 1985 Klaim Tak Kenal Joko Widodo
Rocky Gerung Soroti Rp17 Triliun untuk Dewan Perdamaian Trump: Harga Sebuah Buku dan Nyawa Anak di NTT
Himpunan Mahasiswa Al Washliyah Desak Prabowo Tindak Tegas Erick Thohir