"Kecuali beliau sudah tidak relevan lagi. Diam saja. Pasti isunya hilang. Itu udah akan seperti itu," ujarnya.
Whoosh: Mimpi Besar Bangsa, Bukan Beban
Khusus menanggapi proyek Whoosh, Freddy menilai kereta cepat ini bukan merupakan beban, melainkan bukti mimpi besar bangsa Indonesia.
"Ya bisa diwujudkan tanpa membebani rakyat," katanya.
Ia menjelaskan bahwa pembahasan restrukturisasi pembiayaan Whoosh tidak hanya mencakup penarikan mundur tahunnya, tetapi juga aspek bunga, mata uang, dan tenornya.
Freddy juga menegaskan bahwa Whoosh bukan proyek mercusuar Indonesia, melainkan "mercusuarnya dari proyek-proyek bangsa lain."
Artikel Terkait
Kepemimpinan PBNU Kembali ke Gus Yahya, Muktamar 35 Dijadwalkan 2026
Kontroversi Video Rektor UGM: Tahun Kelulusan Jokowi Berubah dalam Dua Versi
TPUA Soroti Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis: Karakter Pengkhianat hingga Tudingan Layani Jokowi
Desakan Organisasi Pemuda: Erick Thohir Dinilai Gagal, Minta Kemenpora Dipisah