Belum ada konfirmasi resmi terkait isu Ahmad Sahroni, Bendahara Umum Partai Nasdem, yang dikabarkan akan bergabung dengan PSI. Isu ini mencuat setelah beredarnya foto pertemuan antara Sahroni dan Wakil Ketua Umum PSI, Ronald Aristone Sinaga atau yang akrab disapa Bro Ron.
Pertemuan keduanya di Kawasan Senayan, Jakarta Selatan, menjadi sorotan karena Sahroni jarang muncul di publik belakangan ini. Foto tersebut diunggah oleh Bro Ron di akun Instagramnya @brorondm pada Senin (13/10) dan bahkan disukai oleh Ahmad Sahroni sendiri.
Buka Suara Soal Isu Perekrutan
Saat dikonfirmasi, Bro Ron membantah bahwa pertemuan tersebut adalah bentuk perekrutan. Ia menjelaskan bahwa pertemuan itu hanyalah pertemuan rutin antara pengurus partai dan dewan penasihat, di mana Sahroni disebutnya sebagai anggota dewan penasihat PSI.
"Beliau adalah anggota dewan penasihat. Intinya itu pertemuan antara pengurus dan dewan penasihat. Dewan penasihat ya bukan pembina," kata Bro Ron seperti dikutip dari JawaPos.com.
Namun, penjelasan ini justru menimbulkan tanda tanya besar. Sebab, hingga saat ini, Ahmad Sahroni masih tercatat secara resmi sebagai Bendahara Umum Partai Nasdem. Statusnya di partai berlambang bunga matahari itu masih aktif.
Koneksi Lama dan Sinyal Kejutan
Bro Ron mengakui bahwa dirinya dan Sahroni telah lama saling mengenal, bahkan sejak lama bergabung dalam komunitas motor yang sama, Team Birah 1, dengan basecamp di Blok S. Ia menyebut Sahroni sebagai seniornya di dunia politik.
"20 tahun lalu kami berdua tidak akan pernah pikirkan akan masuk politik, apalagi di posisi sekarang Bro Roni Bendum Partai Nasdem dan saya Bro Ron Waketum PSI," ujarnya.
Yang semakin memanaskan situasi adalah pernyataan Bro Ron tentang adanya "kejutan" yang akan terjadi tepat sehari sebelum puncak HUT ke-14 Partai Nasdem.
"Saya yakin, akan banyak yang surprise di tanggal 10 November nanti," ungkap dia.
Pernyataan ini tentu mengundang spekulasi tentang apa yang sebenarnya akan terjadi. Apakah ada hubungannya dengan masa depan politik Ahmad Sahroni? Semua pertanyaan ini masih menunggu kejelasan dan konfirmasi resmi dari pihak-pihak yang terkait.
Artikel Terkait
Presiden Prabowo Terima Laporan Strategis dari Wakil Ketua DPR Usai Kunjungan ke Rusia dan Prancis
Anggota DPR Desak Percepat Regulasi PPPK untuk 630 Ribu Guru Madrasah
Koordinator KKN UGM 1985 Klaim Tak Kenal Joko Widodo
Rocky Gerung Soroti Rp17 Triliun untuk Dewan Perdamaian Trump: Harga Sebuah Buku dan Nyawa Anak di NTT