Menurut Jamiluddin, jika menteri-menteri terafiliasi Geng Solo tersebut tidak direshuffle maka akan sangat berbahaya bagi pemerintahan Presiden Prabowo sendiri.
“Sebaiknya, menteri yang teridentifikasi geng Solo di-reshuffle. Itu secara politis bisa membahayakan Prabowo,” pungkasnya.
Geng Solo ini belakangan kembali ramai dibahas, termasuk oleh para aktivis setelah Jokowi lengser.
Beberapa di antaranya dituding masih berada di pemerintahan, seperti Budi Arie Setiadi, Budi Gunadi Sadikin, hingga Sakti Wahyu Trenggono yang lantang menyebut Jokowi sebagai bos mereka pasca Idulfitri tahun ini.
Kemudian, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Mendagri Tito Karnavian, dan beberapa lagi lainnya
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Materai Rp100 di Ijazah Jokowi Disorot, Jubir PSI: Itu Hal Biasa
Polemik Ijazah Jokowi: Dari Debat Gagasan ke Ranah Hukum, Ada Hitungan Politik di Baliknya
Pertemuan Rahasia di Solo: Eggi-Damai Diam-diam Bertemu Jokowi
Hensat Soroti Kontroversi Pandji: Ini Cuma Ekspresi Kekesalan, Bukan Gerakan Asing