Luluk juga menyinggung soal potensi pendisiplinan yang bisa saja dilakukan partainya. "Organisasi apapun jika ada pengurus enggak aktif sekian tahun itu pasti ada tindakan organisasi. Dan, ini partai politik," katanya.
Tak sampai di situ, Luluk juga merespons pernyataan Cak Imin yang mengkritik penyelenggaraan haji sekaligus mengusulkan agar Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid menjadi menteri agama untuk menggantikan Yaqut. Luluk mengklaim tak ada permasalahan pribadi di antara Cak Imin dan Yaqut yang berhubungan dengan itu.
"Enggak perlu harus personal gitu. DPR kan juga ada pansus (panitia khusus) haji," ujarnya.
Sebelumnya, Muhaimin Iskandar mengungkit sengkarut penyelenggaran ibadah haji 2024 di acara musyawarah kerja nasional (Mukernas) partainya, Selasa siang. Cak Imin–sapaan Muhaimin Iskandar—mengatakan persoalan ibadah terus berulang setiap tahun tanpa ada penyelesaian yang jelas.
"Dari tahun ke tahun solusinya enggak ada. Ya, begitu mulu, mengulang dan mengulang. Untungnya, jemaah haji kita itu sabar dan menganggap sulit itu bagian dari cobaan," kata Muhaimin di acara musyawarah kerja nasional PKB di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta, Selasa, 23 Juli 2024.
Sumber: tempo
Artikel Terkait
Anggota DPR Desak Percepat Regulasi PPPK untuk 630 Ribu Guru Madrasah
Koordinator KKN UGM 1985 Klaim Tak Kenal Joko Widodo
Rocky Gerung Soroti Rp17 Triliun untuk Dewan Perdamaian Trump: Harga Sebuah Buku dan Nyawa Anak di NTT
Himpunan Mahasiswa Al Washliyah Desak Prabowo Tindak Tegas Erick Thohir