Salah satunya, katanya, ditandai dengan mencuatnya polemik UKT yang meroket hingga tiga kali lipat.
“Berarti secara keseluruhan apa memang benar kita hanya mencerdaskan kehidupan bangsa? Sampai pendidikan dasar saja atau menengah, ini kan perlu blueprint,” pungkasnya.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Kepemimpinan PBNU Kembali ke Gus Yahya, Muktamar 35 Dijadwalkan 2026
Kontroversi Video Rektor UGM: Tahun Kelulusan Jokowi Berubah dalam Dua Versi
TPUA Soroti Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis: Karakter Pengkhianat hingga Tudingan Layani Jokowi
Desakan Organisasi Pemuda: Erick Thohir Dinilai Gagal, Minta Kemenpora Dipisah