Isu reshuffle kabinet kembali menghangat. Kali ini, nama Menteri Sekretaris Negara, Pratikno, disebut-sebut akan diganti. Kabar ini tentu saja langsung memantik perbincangan, terutama yang berkaitan dengan apa yang sering disebut publik sebagai "Geng Solo".
Menurut pengamat dari Citra Institute, Efriza, munculnya isu ini bukan tanpa alasan. Ia melihatnya sebagai langkah strategis Presiden Prabowo Subianto.
"Ditengarai jika reshuffle terjadi, yakni Sugiono (yang sekarang menjabat Menteri Luar Negeri) menggantikan Pratikno sebagai Menteri Koordinator PMK, menunjukkan Presiden Prabowo ingin membersihkan Geng Solo sekaligus mengirimkan pesan Prabowo lepas dari bayang-bayang Jokowi," ujar Efriza.
Pernyataan itu disampaikannya kepada RMOL di Jakarta, Rabu, 28 Januari 2026.
Efriza punya alasan kuat untuk analisisnya. Di mata banyak orang, Pratikno memang sangat lekat dengan figur Jokowi. Bahkan, mantan presiden itu sendiri pernah berujar bahwa hanya Pratikno satu-satunya nama yang ia titipkan kepada Prabowo. Fakta itu saja sudah cukup membuat posisi Pratikno menjadi sangat simbolis.
Artikel Terkait
Anggota DPR Desak Percepat Regulasi PPPK untuk 630 Ribu Guru Madrasah
Koordinator KKN UGM 1985 Klaim Tak Kenal Joko Widodo
Rocky Gerung Soroti Rp17 Triliun untuk Dewan Perdamaian Trump: Harga Sebuah Buku dan Nyawa Anak di NTT
Himpunan Mahasiswa Al Washliyah Desak Prabowo Tindak Tegas Erick Thohir