"Setelah pulang dari bertemu Jokowi, Eggi cepat-cepat memecat sejumlah rekan setianya di TPUA," ungkapnya.
Muslim heran dengan sikap Eggi yang dinilai berbalik arah. Dari yang paling keras menyerang Jokowi, kini malah memuji-muji.
"Eggi yang selama ini dikenal publik paling keras serang Jokowi, kok malah berbalik memuji-mujinya?"
Terkait isu transaksi politik di balik perubahan sikap itu, Muslim mengakui memang sulit dibuktikan. Tapi, menurutnya, indikasinya kuat sekali.
"Tetapi dengan sikap Eggi yang balik menyerang Roy dan memecat para pejuang TPUA, itu cukup jadi indikasi kuat bahwa Eggi dan tentu DHL telah 'dibeli' oleh Jokowi," tegas Muslim.
Meski begitu, dia yakin proses hukum kasus ijazah ini akan terus berjalan. Tidak gampang dihentikan.
"Meski dengan cara 'membeli' Eggi dan DHL sekalipun, kasus ijazah palsu UGM ini akan tetap terbongkar. Publik juga sudah tidak mau lagi menerima kebohongan Jokowi yang selama ini ditutup rapat," pungkasnya.
Artikel Terkait
Anggota DPR Desak Percepat Regulasi PPPK untuk 630 Ribu Guru Madrasah
Koordinator KKN UGM 1985 Klaim Tak Kenal Joko Widodo
Rocky Gerung Soroti Rp17 Triliun untuk Dewan Perdamaian Trump: Harga Sebuah Buku dan Nyawa Anak di NTT
Himpunan Mahasiswa Al Washliyah Desak Prabowo Tindak Tegas Erick Thohir