Hashim Djojohadikusumo: 4 Alasan Kuat Prabowo Menang Pilpres 2029

- Senin, 17 November 2025 | 21:25 WIB
Hashim Djojohadikusumo: 4 Alasan Kuat Prabowo Menang Pilpres 2029
Hashim Djojohadikusumo Yakin Prabowo Terpilih Lagi di Pilpres 2029, Ini Alasannya

Analisis Hashim: Approval Rating Tinggi Jadi Kunci Kemenangan Prabowo di Pilpres 2029

Utusan Khusus Presiden untuk Iklim dan Energi, Hashim Djojohadikusumo, menyampaikan keyakinannya yang kuat bahwa Presiden Prabowo Subianto akan kembali meraih kemenangan dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029. Keyakinan ini dilandasi oleh data survei terbaru yang menunjukkan tingkat kepuasan publik atau approval rating yang sangat tinggi terhadap kinerja Prabowo.

Pernyataan ini disampaikan Hashim dalam acara 13th US-Indonesia Investment Summit yang digelar di Jakarta. Ia mengungkapkan, setidaknya ada empat hasil survei berbeda dalam dua pekan terakhir yang konsisten menempatkan angka kepuasan masyarakat terhadap Presiden Prabowo pada kisaran 77,8 persen hingga 82 persen.

"Dengan rentang angka tersebut, dapat disimpulkan bahwa approval rating beliau berada di sekitar 80 persen," jelas Hashim. Ia kemudian memberikan perbandingan dengan menyebut tingkat kepuasan publik terhadap mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang berada di angka 45 persen. "Ini adalah angka yang sangat baik dan menjadi indikator positif untuk masa depan," tambahnya.

Program Prioritas Pendorong Kepuasan Publik

Hashim memaparkan bahwa tingginya tingkat kepuasan masyarakat tidak terlepas dari sejumlah program prioritas pemerintah yang dirasakan dampaknya secara langsung oleh rakyat. Dua program unggulan yang ia sebut adalah Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan program percepatan pembangunan perumahan.

Program Makan Bergizi Gratis (MBG)

Program MBG, menurut Hashim, dirancang sebagai strategi jangka panjang untuk memerangi masalah stunting atau tengkes pada anak. "Inti dari program ini adalah menyediakan akses terhadap susu, telur, serta protein hewani dan nabati lainnya. Tujuannya agar anak-anak Indonesia dapat tumbuh dengan sehat dan memiliki kemampuan yang optimal untuk menyerap pendidikan di sekolah," jelasnya.

Program Perumahan dan Dampak Ekonomi

Di sektor perumahan, pemerintah menargetkan pembangunan satu juta rumah susun di area perkotaan dan dua juta rumah untuk masyarakat di pedesaan, termasuk keluarga nelayan. Hashim menekankan bahwa sektor perumahan merupakan penggerak utama roda perekonomian.

"Inilah dasar keyakinan kami bahwa pertumbuhan ekonomi hingga 8 persen dapat dicapai dan dipertahankan. China adalah buktinya, mereka mampu mempertahankan pertumbuhan tinggi selama tiga dekade dengan sektor perumahan sebagai salah satu motor utamanya," papar Hashim. Ia juga mengungkap data bahwa saat ini terdapat sekitar 15 juta keluarga dalam daftar tunggu rumah layak huni dan 27 juta keluarga lainnya yang masih menempati hunian dengan kondisi di bawah standar.

Dua Pendorong Pertumbuhan Lainnya

Selain dua program di atas, Hashim juga menyoroti dua strategi lain yang diyakini akan mendongkrak pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan:

  • Hilirisasi Industri: Kebijakan untuk mengolah bahan mentah di dalam negeri sehingga memiliki nilai tambah yang lebih tinggi.
  • Internet Berbiaya Terjangkau: Hashim menyoroti bahwa penetrasi internet efektif di Indonesia masih sekitar 15 persen, tertinggal dari negara tetangga seperti Malaysia, Filipina, dan Thailand yang sudah mencapai 50 persen. Menurut studi McKinsey, setiap kenaikan 10 persen akses internet terjangkau dapat mendorong pertumbuhan ekonomi sebesar 0,7 hingga 1,3 persen.

Keempat pilar inilah MBG, perumahan, hilirisasi, dan internet murah yang menurut Hashim Djojohadikusumo menjadi fondasi kuat bagi pemerintahan Prabowo Subianto dan alasan utama optimisme menuju Pemilu 2029.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar