PSI Tegaskan Jokowi Sebagai Patron untuk Cetak Pemimpin Masa Depan
Partai Solidaritas Indonesia (PSI) secara resmi menetapkan sosok Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai figur patron dalam kaderisasi politiknya. Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Ketua Harian PSI, Ahmad Ali.
Harapan besar dibebankan pada keputusan ini. PSI bercita-cita untuk dapat melahirkan kader-kader potensial yang memiliki kesamaan latar belakang dan semangat dengan Presiden Jokowi.
Komitmen PSI Meneladani Jejak Kepemimpinan Jokowi
Ahmad Ali menjelaskan alasan di balik pemilihan Jokowi sebagai patron. Menurutnya, kisah sukses Jokowi dari anak desa yang mampu menjadi pemimpin tertinggi negara merupakan sumber inspirasi utama.
"Kami akan tetap menjadikan Pak Jokowi sebagai patron. Kenapa? Kami berharap ke depannya banyak anak-anak Indonesia yang lahir dari PSI seperti Pak Jokowi," ujar Ali dalam keterangannya di Bandung, Jawa Barat.
Ali menekankan bahwa Jokowi adalah bukti nyata bahwa latar belakang keluarga biasa bukanlah penghalang untuk meraih kesuksesan di puncak kepemimpinan nasional. Perjalanan karier politik Jokowi, yang dimulai dari Wali Kota, Gubernur, hingga menjadi Presiden, menjadi blueprint yang ingin ditiru.
Mendorong Anak Desa dan Kampung Menjadi Pemimpin
Visi PSI adalah memberikan kesempatan dan mendorong anak-anak dari daerah, yang tidak berasal dari kalangan elit atau keluarga kaya, untuk mampu menjadi pemimpin. Kunci utamanya terletak pada nilai karya dan integritas yang dimiliki oleh setiap individu.
"Banyak anak-anak desa, anak-anak kampung yang tidak memiliki darah biru, yang tidak lahir dari keturunan ningrat, yang tidak lahir dari keluarga kaya, tetapi dia bisa sampai di puncak karena memiliki nilai karya dan integritas," papar Ali lebih lanjut.
Dukungan PSI di Tengah Berbagai Tantangan
Di tengah berbagai dinamika politik dan isu yang beredar, Ahmad Ali menyatakan bahwa PSI tidak merasa takut atau khawatir dengan berbagai tuduhan yang dialamatkan kepada Jokowi. Partai ini tetap teguh pada pendirian dan dukungannya.
Ali menyoroti bahwa saat ini banyak fitnah yang menerpa Presiden Jokowi. Namun, hal tersebut tidak mengubah komitmen PSI untuk terus menjadikannya sebagai panutan dalam mencetak calon-calon pemimpin bangsa yang berkualitas dan berintegritas di masa depan.
Artikel Terkait
Anggota DPR Desak Percepat Regulasi PPPK untuk 630 Ribu Guru Madrasah
Koordinator KKN UGM 1985 Klaim Tak Kenal Joko Widodo
Rocky Gerung Soroti Rp17 Triliun untuk Dewan Perdamaian Trump: Harga Sebuah Buku dan Nyawa Anak di NTT
Himpunan Mahasiswa Al Washliyah Desak Prabowo Tindak Tegas Erick Thohir