Presiden Prabowo Subianto punya penjelasan soal mengapa pemerintah tak menetapkan status bencana nasional untuk rentetan bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Ia bilang, keputusan itu diambil setelah menimbang kemampuan negara menangani dampaknya secara keseluruhan. Intinya, pemerintah yakin masih sanggup.
Saat meninjau langsung Kabupaten Aceh Tamiang, Kamis lalu, Prabowo menjawab pertanyaan yang masih mengemuka.
Menurutnya, penetapan status bencana nasional itu harus dilihat dari skala dan cakupannya. Bencana kali ini, meskipun berat, tidak melanda seluruh Indonesia. Selama negara masih punya kapasitas untuk menangani di wilayah terdampak, status itu dianggap belum perlu.
Namun begitu, Prabowo menegaskan bahwa keputusan ini sama sekali bukan bentuk meremehkan. Situasi di lapangan tetap dipandang sangat serius.
Artikel Terkait
Sayap Pesawat Terbang Terbawa Angin Puting Beliung, Kemenhub: Itu Sudah Bukan Aset Negara
Antrean Panjang di Ragunan, Liburan Murah yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
Roy Kiyoshi Diperlihatkan Mimpi Buruk: Air Raksasa Ancam 2026
Libur Natal Usai 28 Desember, Kapan Giliran Tahun Baru?