Jembatan Bailey di Teupin Mane, Kabupaten Bireun, Aceh, jadi sasaran aksi tak bertanggung jawab. Beberapa baut penyangganya sengaja dicopot. KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak tak bisa menyembunyikan amarahnya saat membahas insiden ini.
"Ini biadab," ujarnya tegas.
Maruli menyampaikan kecamannya itu dalam konferensi pers pemulihan bencana di Posko Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Senin lalu. Menurutnya, sabotase semacam itu sangat membahayakan. Bayangkan saja, kendaraan yang melintas bisa saja celaka karena ulah oknum yang tak punya hati nurani.
Di sisi lain, upaya pemulihan pascabencana justru sedang digenjot. Prajurit TNI AD di lapangan disebut bekerja tanpa henti, tiga shift sehari. Pagi, siang, malam, mereka berusaha menyambung kembali infrastruktur yang putus.
"Kalau tidak begini, kami tak bisa mencapai target," jelas Dansatgas Pembangunan Jembatan yang hadir dalam kesempatan itu.
Targetnya jelas: agar aktivitas warga di tiga provinsi Sumatera yang terdampak bisa kembali normal secepatnya. Banyak jembatan hancur, dan Bailey jadi solusi sementara yang vital.
Konferensi pers itu sendiri dihadiri sejumlah pejabat tinggi. Mulai dari Menko PMK Pratikno, Mendagri Tito Karnavian, hingga Kapolri Listyo Sigit Prasetyo. Mereka semua menyimak.
Maruli kemudian memaparkan progres pembangunan. Saat ini, TNI AD sedang mengerjakan 43 jembatan Bailey yang tersebar di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Dari angka itu, 12 jembatan sudah selesai. Lima belas unit lainnya masih dalam perjalanan peralatannya dikirim dari Jakarta.
Enam jembatan lagi sedang dalam proses pemasangan.
Dan tampaknya, upaya ini akan diperkuat lagi. Maruli mengungkapkan, Presiden Prabowo Subianto melalui Kemenhan sedang mencari sekitar 100 unit jembatan Bailey dari luar negeri. "Ini nanti kita gunakan untuk seluruh Indonesia," pungkasnya. Langkah antisipatif untuk mengatasi krisis infrastruktur ke depan.
Artikel Terkait
Dari Suara Aneh hingga Laporan Hukum: Kronologi Bocornya CCTV Rumah Inara Rusli
Jangan Beli Buku hingga Jauhkan Sapu: Pantangan Unik Sambut Imlek 2026
Dedi Mulyadi Siapkan 3.000 Lowongan Kerja, Utamakan Lulusan SMK Jabar
Dedi Mulyadi Dikritik Usai Turun Langsung Evakuasi Korban Longsor