Uang Rp 4,6 Miliar Terbakar di Polewali Mandar: Kronologi, Fakta, dan Reaksi Menkeu

- Senin, 17 November 2025 | 19:30 WIB
Uang Rp 4,6 Miliar Terbakar di Polewali Mandar: Kronologi, Fakta, dan Reaksi Menkeu
Kronologi Lengkap Uang Rp 4,6 Miliar Terbakar di Polewali Mandar - Fakta dan Reaksi

Kronologi Lengkap Insiden Uang Rp 4,6 Miliar Terbakar di Polewali Mandar

Sebuah peristiwa kebakaran hebat melanda mobil logistik Bank BNI di Polewali Mandar, Sulawesi Barat. Insiden ini berujung pada hangusnya uang tunai senilai Rp 4,6 miliar yang sedang diangkut untuk pengisian ATM, memicu berbagai spekulasi dan tanda tanya besar di kalangan masyarakat.

Detail Kronologi Kebakaran Uang Rupiah

Peristiwa ini terjadi pada Rabu, 12 November 2025. Mobil logistik milik Bank Negara Indonesia (BNI) tersebut sedang dalam perjalanan menuju Majene untuk mengisi sejumlah ATM. Saat melintasi jalur poros Majene-Mamuju, api tiba-tiba muncul dari bagian mesin kendaraan.

Sopir mobil, Surya, mengungkapkan bahwa kobaran api menyebar dengan sangat cepat dan langsung membakar muatan uang tunai di dalam mobil. Sebelum kejadian, Surya dan rekannya, Brigpol Verdi, tercatat sempat mengisi bahan bakar di sebuah SPBU di jalur yang sama. Namun, penyebab pasti munculnya api hingga saat ini masih belum diketahui.

Dampak dan Kerugian Akibat Kebakaran

Akibat insiden ini, arus lalu lintas di Jalan Poros Majene-Mamuju sempat mengalami kemacetan parah hampir selama satu jam. Warga yang melintas menjadi saksi langsung bagaimana api melahap kendaraan logistik tersebut.

Berdasarkan pemeriksaan awal kepolisian, dari total uang Rp 4,6 miliar, hanya sekitar Rp 360 juta yang berhasil diselamatkan dalam kondisi utuh. Sisanya, yang diperkirakan lebih dari Rp 4 miliar, dinyatakan hangus terbakar. Kasatreskrim Polres Polman, AKP Budi Adi, mengonfirmasi hal ini pada Kamis, 13 November 2025.

Reaksi dan Tanggapan Terkait Insiden

Insiden uang miliaran rupiah yang terbakar ini menarik perhatian publik, termasuk Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa. Dalam pernyataannya di Jakarta pada Minggu, 16 November 2025, Menkeu Purbaya mengaku memahami kecurigaan masyarakat mengenai cepatnya uang dalam jumlah besar tersebut habis dilalap api.

Purbaya menegaskan bahwa tanggung jawab atas insiden ini sepenuhnya berada di pihak bank, termasuk soal apakah uang tersebut telah diasuransikan. Ia juga menyatakan belum mengetahui detail teknis pengiriman dana maupun adanya dugaan penggelapan uang. Proses penyelidikan lebih lanjut sepenuhnya diserahkan kepada kepolisian setempat.

Penyelidikan Kasus Kebakaran Uang BNI

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran dan kemungkinan adanya unsur kesengajaan atau kelalaian. Besarnya nilai uang yang hangus dan kecepatan api membakar menjadi fokus utama penyelidikan untuk menjawab berbagai spekulasi yang beredar di masyarakat.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar